Search This Blog

Saat Ribuan Orang Antar Pimpinan Ponpes Gontor KH Amal Fathullah ke Pemakaman

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Saat Ribuan Orang Antar Pimpinan Ponpes Gontor KH Amal Fathullah ke Pemakaman
Jan 4th 2026, 13:59 by kumparanNEWS

Ribuan pelayat mengiringi jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi usai disalatkan di Masjid Jami' Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (4/1/2026).  Foto: Prastyo/HO/Antara
Ribuan pelayat mengiringi jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi usai disalatkan di Masjid Jami' Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (4/1/2026). Foto: Prastyo/HO/Antara

Ribuan pelayat memadati Masjid Jami' Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus Pusat, Ponorogo, Jawa Timur, untuk menshalatkan jenazah pemimpin Pondok Pesantren Gontor, KH Amal Fathullah Zarkasyi pada Minggu (4/1) pagi.

Sejak pagi hari, rumah duka di kompleks PMDG dipadati pelayat yang datang dari berbagai daerah.

Alumni, santri, hingga tokoh nasional silih berganti menyampaikan belasungkawa kepada keluarga sebelum jenazah diberangkatkan ke masjid untuk disalatkan. Hal itu menjadi salah satu penanda besarnya pengaruh almarhum di dunia pesantren di Indonesia.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai almarhum sebagai sosok teladan yang memiliki kontribusi besar dalam memperjuangkan peran pesantren di Indonesia. Salah satu pemikiran almarhum yang dinilai berdampak luas adalah lahirnya Undang-Undang Pesantren.

"Salah satu pemikiran beliau adalah lahirnya Undang-Undang Pesantren. Saya menyaksikan langsung bahwa itu bagian dari perjuangan beliau demi kemaslahatan pesantren, bukan hanya Gontor, tetapi pesantren di seluruh Indonesia," kata HNW, dikutip dari Antara.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Foto: Instagram/ @ khofifah.ip
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Foto: Instagram/ @ khofifah.ip

Menurut HNW, kiprah almarhum tidak hanya tercermin dari gagasan besar, tetapi juga dari kedekatannya dengan santri dan alumni. Meski mengemban amanah sebagai pimpinan pondok, almarhum dikenal rendah hati dan mudah berbaur.

"Beliau sering memberi saran dan masukan kepada para alumni. Bukan hanya Gontor yang kehilangan, tetapi Indonesia juga kehilangan sosok beliau," ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Hamid Fahmi Zarkasyi.

Ia menegaskan peran penting almarhum dalam memperjuangkan pengakuan pesantren melalui payung hukum negara.

"Perjuangan beliau membuat pesantren memiliki payung hukum," kata Hamid.

"Lulusan pondok kini dapat melanjutkan ke perguruan tinggi tanpa harus melalui ujian negara. Ini jasa besar yang harus terus kita ingat dan lanjutkan," lanjutnya.

Usai disalatkan, jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi dimakamkan di kompleks makam keluarga Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, diiringi doa dan penghormatan terakhir dari para pelayat.

Media files:
01ke3vr8dksmh3s76b4jt3373d.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar