Search This Blog

Gregoria Tunjung Sakit Vertigo, Proteksi Rankingnya Disetujui BWF

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Gregoria Tunjung Sakit Vertigo, Proteksi Rankingnya Disetujui BWF
Dec 31st 2025, 07:30 by kumparanSPORT

Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Kumamoto Masters Japan 2025. Foto: Dok. PBSI
Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Kumamoto Masters Japan 2025. Foto: Dok. PBSI

BWF telah menyetujui permohonan protected ranking yang diajukan oleh pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Ini akan berlaku minimal 3 bulan sampai satu tahun terhitung mulai 30 Desember 2025.

Permohonan protected ranking tersebut diajukan oleh PBSI sesuai dengan regulasi BWF. Sebab, Gregoria mengalami sakit vertigo. Kondisi tersebut memerlukan penanganan medis secara berkelanjutan serta masa pemulihan terukur sehingga Gregoria tidak dapat berpartisipasi dalam rangkaian turnamen kalender BWF.

Berdasarkan hasil evaluasi dan dokumen pendukung yang disampaikan, BWF memberikan persetujuan atas pengajuan protected ranking tersebut. Dengan begini, Gregoria memiliki hak untuk menggunakan peringkat terlindungi saat melakukan pendaftaran turnamen BWF setelah dinyatakan siap kembali bertanding.

Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa kondisi kesehatan atlet merupakan prioritas utama. Selama masa pemulihan, Gregoria akan mendapatkan pendampingan dan pengawasan secara menyeluruh dari tim pendukung PBSI, yang meliputi aspek medis, fisik, teknik, serta psikologis, agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Kumamoto Masters 2025 yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang. Foto: Dok. PBSI
Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Kumamoto Masters 2025 yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang. Foto: Dok. PBSI

"Kami menghormati dan mengapresiasi keputusan BWF yang telah menyetujui permohonan protected ranking bagi Gregoria Mariska Tunjung," ujar Eng Hian di situs web resmi PBSI.

"Keputusan ini memberikan ruang bagi atlet untuk fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani oleh konsekuensi terhadap peringkat dunia. PBSI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh agar Gregoria dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik," tambahnya.

Adapun Gregoria terakhir kali beraksi di lapangan pada SEA Games 2025 Thailand. Ia menjadi bagian dari tim beregu putri yang meraih medali perak dan merasakan kekalahan saat berhadapan dengan Ratchanok Intanon di final.

Turnamen BWF terakhir yang dilakoni Gregoria adalah Kumamoto Masters 2025 di Jepang. Ia berhasil masuk final, tapi gagal juara usai dikalahkan Intanon.

Media files:
01k9zzhk60ybb7trf31qk4fyxx.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar