Search This Blog

Usai Ledakan, Masjid SMAN 72 Jakarta Kini Kembali Bisa Dipakai Salat

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Usai Ledakan, Masjid SMAN 72 Jakarta Kini Kembali Bisa Dipakai Salat
Nov 10th 2025, 09:48 by kumparanNEWS

Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading melaksanakan aksi bersih-bersih masjid SMA Negeri 72, Sabtu (8/11/2025). Foto: Dok. Istimewa
Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading melaksanakan aksi bersih-bersih masjid SMA Negeri 72, Sabtu (8/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Masjid SMAN 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang sempat rusak akibat ledakan pada Jumat (7/11) kini sudah bisa digunakan kembali untuk salat.

Pantauan di lokasi pada Senin (10/11) pagi, masjid tampak bersih. Tak lagi terlihat puing-puing kaca berserakan maupun serpihan dinding di lantai. Karpet masjid juga terlihat bersih dan rapi.

Garis polisi yang sebelumnya terpasang di sekitar area ibadah kini sudah tidak ada. Bahkan, masjid tersebut sudah kembali digunakan untuk ibadah salat.

Tampak seorang petugas wanita dari tim psikologi kepolisian SSDM (Staf Sumber Daya Manusia) Mabes Polri sedang melaksanakan salat di dalam masjid tersebut.

Suasana masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/11/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Suasana masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/11/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Meski kegiatan belajar di SMAN 72 Jakarta masih dilakukan secara daring, terpantau sejumlah siswa datang ke sekolah bersama orang tuanya untuk mengambil barang yang tertinggal imbas ledakan.

Setiap orang yang masuk ke area sekolah diwajibkan melapor terlebih dahulu kepada petugas TNI yang berjaga di pintu masuk. Nama mereka kemudian dicatat dalam buku tamu.

"Mau ke mana, Pak?" tanya seorang petugas TNI.

"Ini anak saya mau ngambil HP," jawab orang tua siswa tersebut yang kemudian dipersilakan masuk.

Selain orang tua dan siswa, beberapa pihak juga terlihat masuk ke area sekolah, di antaranya Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), pihak Puskesmas, serta tim psikologi kepolisian. Terlihat pula mobil layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta memasuki area sekolah.

Sebelumnya, polisi bersama warga bergotong royong memperbaiki masjid dan lingkungan sekitar SMAN 72 Jakarta yang rusak akibat ledakan Jumat (7/11) kemarin. Kegiatan ini dilakukan Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading pada Sabtu (8/11).

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra mengatakan, aksi ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu.

Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam Masjid SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Willy Kurniawan/Reuters
Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam Masjid SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Willy Kurniawan/Reuters

Kegiatan meliputi pembersihan langit-langit masjid, pengecatan seluruh dinding, hingga perbaikan sejumlah fasilitas.

"Perbaikan dilakukan pada keramik, kaca jendela, lampu, kipas angin, jam dinding, dan karpet. Selain itu, kami juga memperbaiki pintu utama serta merapikan instalasi jaringan kabel listrik," ujar Seto dalam keterangannya, Sabtu (8/11).

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading menyebabkan puluhan siswa mengalami luka bakar dan gangguan pendengaran.

Dalam olah TKP, petugas menemukan senjata mainan bertuliskan simbol dan nama yang diduga terkait paham Neo-Nazi dan terorisme. Polisi masih menyelidiki motif dan asal mula bahan peledak yang digunakan dalam peristiwa itu.

Media files:
01k9htnfhy6jyrvgm2bydntzj6.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar