Search This Blog

Pratikno Soal Bencana Sumatera: Siklon Senyar Turun, tapi Waspada Siklon Koto

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pratikno Soal Bencana Sumatera: Siklon Senyar Turun, tapi Waspada Siklon Koto
Nov 28th 2025, 11:17 by kumparanNEWS

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memberikan arahan saat melepas pengiriman bantuan ke Sumatera di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/11). Foto: Rayyan/Kumparan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memberikan arahan saat melepas pengiriman bantuan ke Sumatera di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/11). Foto: Rayyan/Kumparan

Menko PMK Pratikno menyampaikan perkembangan terbaru penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatera. Siklon tropis Senyar jadi salah satu pemicunya.

Siklon Senyar, menurut Pratikno, sudah mulai melemah berdasarkan laporan BMKG. Meski begitu, warga diminta waspada karena muncul Siklon Koto di wilayah utara Sumatera.

"Perlu kita ketahui, ini adalah Siklon Tropis Senyar yang sangat dahsyat, tetapi menurut BMKG sudah mulai menurun. Karena itu, kita melakukan operasi modifikasi cuaca. Sudah mulai bisa diterbangkan untuk mengurangi curah hujan di daratan, sehingga curah hujan kita bawa ke lautan," ujar Pratikno saat melepas pengiriman bantuan kemanusiaan ke Sumatera dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/11).

Jejeran pesawat Hercules yang membawa bantuan bencana Aceh-Sumut-Sumbar di Halim Perfana Kusuma, Jumat (28/11). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Jejeran pesawat Hercules yang membawa bantuan bencana Aceh-Sumut-Sumbar di Halim Perfana Kusuma, Jumat (28/11). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Bantuan diberangkatkan menggunakan pesawat A400M dan Super Hercules untuk menjangkau wilayah dengan dampak bencana paling parah.

Ia menjelaskan, operasi modifikasi cuaca baru dapat dilakukan setelah kecepatan angin Senyar mereda sehingga pesawat bisa terbang dengan aman. Langkah ini diterapkan untuk menekan intensitas hujan di wilayah daratan yang saat ini masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

Pemerintah terus memantau perkembangan Siklon Koto yang tumbuh dari bibit siklon 92W dan kini bergerak di utara Indonesia.

"Kita mengantisipasi karena ada Siklon Koto, tapi posisinya di utara. Kita tetap waspada dan berharap ia tidak masuk ke wilayah daratan Indonesia," kata Pratikno.

Ia menegaskan, penanganan bencana memerlukan koordinasi lintas sektor. Pemerintah menjamin operasi bantuan, evakuasi, hingga mitigasi cuaca akan terus dilakukan untuk mencegah dampak susulan di wilayah terdampak Sumatera.

Kawasan perumahan elit yang terdampak banjir bandang di Lubuk Minturun, Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025).  Foto: kumparan
Kawasan perumahan elit yang terdampak banjir bandang di Lubuk Minturun, Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). Foto: kumparan

Sekilas Siklon Koto

Siklon Koto merupakan sistem cuaca yang terbentuk dari bibit siklon 92W di wilayah utara Indonesia.

BMKG mencatat sistem ini masih berada di laut dan belum mengarah ke daratan, tetapi tetap berpotensi memicu cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Pemerintah menetapkannya sebagai fenomena yang harus diwaspadai terutama setelah Sumatera dilanda bencana banjir dan longsor akibat Siklon Tropis Senyar.

Media files:
01kb46fc451qwzx6ca4dfa5a9t.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar