Search This Blog

Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Data 341 Ribu Personel Polri oleh Bjorka

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Data 341 Ribu Personel Polri oleh Bjorka
Oct 6th 2025, 13:48 by kumparanNEWS

Ilustrasi hacker. Foto: gualtiero boffi/Shutterstock
Ilustrasi hacker. Foto: gualtiero boffi/Shutterstock

Polda Metro Jaya tengah mendalami informasi soal dugaan kebocoran data 341 ribu anggota Polri yang diklaim dilakukan oleh akun hacker Bjorka.

Unggahan itu sebelumnya ramai di platform X, setelah ahli keamanan siber Teguh Aprianto mengunggah tangkapan layar terkait peretasan tersebut. kumparan telah mendapatkan izin untuk mengutip isi X itu.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKP Reonald Simanjuntak mengatakan, pihaknya baru mengetahui soal unggahan itu dan akan melakukan pendalaman.

"Itu kita dalami lagi, saya baru dengar. Saya cek dulu, kita dalami," ujar Reonald saat dikonfirmasi, Senin (6/10).

Unggahan yang dibagikan Teguh memperlihatkan data berjudul "341K Indonesian National Police Personnel Database". Dalam deskripsinya, Bjorka menulis bahwa data tersebut dibocorkan sebagai respons atas klaim polisi yang menyebut telah menangkap dirinya.

Kasubdit Penmas AKBP Reonald Simanjuntak saat diwawancarai di Polda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Kasubdit Penmas AKBP Reonald Simanjuntak saat diwawancarai di Polda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

"Since the police in Indonesia alleged that they have arrested me, I have decided to disclose this data as a surprise for them. The individual you captured is someone who has been tricking many people under my name all this time, and you can only catch me in your dreams," tulis keterangan dalam unggahan itu.

File yang diunggah disebut berukuran 9 MB dalam bentuk terkompresi dan 40 MB saat diekstrak, dengan total 341.800 data. Informasi yang diklaim bocor meliputi nama, pangkat, unit, nomor HP, dan alamat email anggota Polri.

Sebelumnya, polisi sempat mengumumkan telah menangkap seorang pria berinisial WFT (22) yang diduga memiliki kaitan dengan akun Bjorka.

Namun, melalui unggahan tersebut, Bjorka membantahnya dan menyebut orang yang ditangkap hanyalah peniru.

Polda Metro juga menyebut, WFT yang mereka tangkap bisa saja mengaku sebagai Bjorka. Karena sampai saat ini polisi masih mendalami kemungkinan Bjorka yang asli masih berkeliaran di luar sana.

"Kan sudah saya sampaikan, Wadirsiber juga sampaikan, everybody can be anybody di internet, siapa pun bisa jadi siapa saja di internet. Bisa saja ada yang mengakui bjorka-bjorka lain atau ini lagi didalami apakah bjorka ini dengan identik dengan bjorka yang sebelumnya juga akan didalami," jelas Reonald.

Media files:
01gcztj8qd52swx09vfyazt611.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar