Alat dari BRIN untuk teliti mikroplastik pada hujan di Jakarta. Foto: Dok. BRIN
Fenomena air hujan mengandung mikroplastik berbahaya diungkap peneliti BRIN, Reza Cordova. Katanya, jumlahnya juga terus meningkat.
Menurut penelitian yang dilakukan sampai Juni 2025 kemarin di kawasan Ancol, Jakarta Utara, partikel mikroplastik di air hujan tampak jelas terlihat.
"3-40 partikel per meter persegi per hari yang turun dari udara ke darat. Rata-ratanya 15 partikel," kata Reza pada Kamis (23/10).
Berikut foto-foto wujud mikroplastik yang dibagikan BRIN:
Mikroplastik yang terkandung di air hujan Jakarta. Foto: Dok. BRINMikroplastik yang terkandung di air hujan Jakarta. Foto: Dok. BRINMikroplastik yang terkandung di air hujan Jakarta. Foto: Dok. BRINMikroplastik yang terkandung di air hujan Jakarta. Foto: Dok. BRINMikroplastik yang terkandung di air hujan Jakarta. Foto: Dok. BRIN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar