Kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla berlayar menembus blokade laut Israel untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza di Yunani, Jumat (26/9/2025). Foto: Stefanos Rapanis/Reuters
Global Sumud Flotilla (GSF) merilis daftar kapal-kapal yang dicegat secara ilegal oleh Israel di perairan internasional, tepatnya di sekitar Gaza pada 1-2 Oktober 2025 kemarin. Dalam siaran pers yang dirilis Kamis (2/10), GSF menyebut ada 41 kapal yang berisi ratusan relawan dari 47 negara yang telah dicegat.
GSF melaporkan ada ratusan peserta flotilla yang ditangkap dan dibawa ke kapal perang Israel, MSC Johannesburg. GSF menyebut para relawan sempat mendapat serangan berupa semprotan meriam air, cairan berbau menyengat, serta pemutusan sistem komunikasi.
"Ini adalah penculikan tanpa dasar hukum yang melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia dasar," tulis Global Sumud Flotilla.
"Mencegat kapal-kapal kemanusiaan di perairan internasional merupakan kejahatan perang, menolak pendampingan hukum dan menyembunyikan keberadaan mereka yang ditahan, termasuk dalam kejahatan tersebut." lanjutnya.
Rekaman pasukan angkatan laut Israel mencegat kapal Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza di perairan internasional pada Kamis (2/10/2025). Foto: Global Sumud Flotilla/HO via REUTERS
Kelompok pengacara Adalah, yang mewakili para relawan flotilla di hadapan otoritas Israel, hingga kini baru mendapat informasi terbatas mengenai nasib para aktivis.
Diperkirakan sebanyak 443 relawan telah ditahan secara paksa. Kemungkinan mereka akan dibawa ke pelabuhan Ashdod untuk diproses dalam kondisi yang dianggap sebagai penahanan ilegal.
Berikut daftar 41 kapal Global Sumud Flotilla yang telah terkonfirmasi dicegat secara ilegal oleh Israel serta kapal yang hilang kontak dan diyakini juga telah dicegat Israel.
22 Kapal yang Terkonfirmasi Dicegat secara Ilegal:
Adara
All In
Alma
Aurora
Captain Nikos
Deir Yassine
Florida
Free Willy
Grande Blu
Hio
Huga
Jeannot
Karma
Mohammad Bhar
Morgana
Otaria
Oxygono
Paola I
Seulle
Sirius
Spectre
Yulara
19 Kapal yang Hilang Kontak, Diduga Sudah Dicegat Israel:
Adagio
Ahed Tamimi
Alakatalla
Amsterdam
Australe
Catalina
Estrella
Fair Lady
Inana
Mango
Maria
Meteque
MiaMia
Mikeno
Ohwayla
Pavlos
Selvaggia
Vangleis Pissias
Wahoo
Sementara itu, masih ada satu kapal yang masih berlayar menembus blokade Israel di Gaza. Kapal itu bernama Marinnete yang berisi enam orang. Kapal itu berlayar dengan mengibarkan bendera Polandia.
GSF menyebut Marinnete sempat mengalami kerusakan teknis, lalu tertinggal di belakang rombongan. Namun, kapal tersebut memilih tidak mundur dan terus berlayar.
"Marinnete bukan sekadar kapal. Marinnete adalah Sumud yaitu keteguhan dalam menghadapi rasa takut dan brutalitas Israel," tulis GSF.
Kapal GSF bernama Marinette masih berlayar menembus blokade Israel di Gaza. Foto: Dok. Global Sumud Flotilla
Total kapal-kapal GSF yang berlayar sebetulnya ada 44. Dengan rincian 22 kapal terkonfirmasi dicegat, 19 kapal hilang kontak dan diduga telah dicegat, 1 kapal masih berlayar, serta 2 kapal observer yaitu Summer Time-Jong dan Shireen yang berputar balik untuk membawa dokumen dan bukti-bukti pelanggaran Israel.
Perwakilan dari Indonesia, Muhammad Husein, ada di dalam kapal Summer Time-Jong bersama 20 relawan global lainnya. Kini mereka tengah menuju Siprus untuk berlabuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar