Tim evakuasi melakukan pencarian dan penyelamatan di sekitar sebuah perumahan rusak akibat serangan drone dan rudal skala besar Rusia di Kyiv, Ukraina, Kamis (28/8/2025). Foto: Genya Savilov/AFP
Rusia masih menyerang Ukraina. Terbaru, pada Minggu (7/9), serangan Rusia merusak gedung pemerintahan Ukraina di Distrik Pecherskyi, Kyiv.
Kepulan asap hitam terlihat di atas gedung pemerintahan Ukraina. Serangan itu menggunakan drone tanpa awak.
"Seorang bayi termasuk di antara 3 orang yang tewas dalam serangan Rusia semalam di Kyiv yang melukai 18 orang dan membakar puluhan bangunan di ibu kota," kata Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, dikutip dari Reuters.
"Termasuk gedung pemerintahan," tambah dia.
Selain di Distrik Pecherskyi, serangan juga terjadi di Distrik Darnytskyi. Imbas serangan itu, dilaporkan 2 warga tewas yakni seorang bayi dan perempuan. Korban termasuk daftar 3 tewas.
Rusia juga menyerang Distrik Sviatoshynskyi. Dilaporkan bangunan sembilan lantai hancur. Puing-puing drone yang jatuh menyebabkan kebakaran di sebuah gedung,
"Dengan sengaja dan sadar (Rusia) menargetkan masyarakat sipil," ujar Kepala Administrasi Militer Ukraina, Timur Tkachenko.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar