Search This Blog

Modal Asing Masuk ke Pasar Saham Capai Rp 4,51 Triliun dalam Sepekan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Modal Asing Masuk ke Pasar Saham Capai Rp 4,51 Triliun dalam Sepekan
Sep 27th 2025, 14:00 by kumparanBISNIS

Petugas keamanan melakukan penjagaan di kawasan Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Petugas keamanan melakukan penjagaan di kawasan Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Bank Indonesia (BI) mencatat adanya arus modal asing masuk (net inflow) ke pasar saham domestik senilai Rp 4,51 triliun pada periode transaksi 22–25 September 2025.

Masuknya dana asing ini terjadi di tengah tekanan arus keluar dari instrumen lain, sehingga secara keseluruhan pasar keuangan masih membukukan net outflow.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan aliran dana asing terdiri dari beli neto Rp 4,51 triliun di pasar saham, jual neto Rp 2,16 triliun di Surat Berharga Negara (SBN), dan jual neto Rp 5,06 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

"Berdasarkan data transaksi 22–25 September 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 2,71 triliun," kata Denny dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (27/9).

Sejak awal tahun, investor asing masih melakukan jual bersih cukup besar di pasar saham dan SRBI, masing-masing Rp 51,34 triliun dan Rp 128,85 triliun. Namun, pasar SBN masih mencatat arus masuk asing dengan net inflow Rp 36,25 triliun hingga 25 September 2025.

Kondisi pasar keuangan ini turut tercermin pada premi risiko investasi Indonesia. Credit Default Swaps (CDS) tenor 5 tahun naik menjadi 83,18 basis poin (bps) per 25 September, dibanding 69,55 bps pada 19 September.

Di pasar obligasi, yield SBN tenor 10 tahun naik ke level 6,43 persen pada Jumat (26/9), dari sebelumnya 6,40 persen. Adapun imbal hasil US Treasury Note tenor 10 tahun juga menguat ke 4,170 persen pada Kamis (25/9).

Sementara itu, nilai tukar rupiah dibuka melemah di Rp16.750 per dolar AS pada Jumat (26/9), dari Rp16.735 pada penutupan sehari sebelumnya. Indeks dolar AS (DXY) turut menguat ke 98,55 pada akhir perdagangan Kamis (15/9).

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," ungkap Denny.

Media files:
01k47cr46td4tj100vg0ehac58.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar