Unjuk rasa yang didominasi para remaja Nepal menewaskan setidaknya 19 orang dan lebih dari 100 orang luka-luka, Kathmandu, Nepal, Senin (8/9) waktu setempat. Foto: Prabin Ranabhat/AFPKerusuhan diperburuk karena adanya penembakkan gas air mata dan peluru karet oleh aparat yang menyasar massa. Foto: Prabin Ranabhat/AFPAksi protes yang diprakarsai Generasi Z tersebut didorong oleh kebijakan larangan penggunaan media sosial, korupsi yang merajalela, dan sempitnya peluang ekonomi. Foto: Navesh Chitrakar/REUTERSDemonstrasi terbesar sejak beberapa dekade tersebut akhirnya mampu membuat pemerintah Nepal mencabut kebijakan pemblokiran media sosial. Foto: Navesh Chitrakar/REUTERSSejak seminggu lalu, pemerintah negara Himalaya membatasi akses Facebook, Instagram, Whatsapp, Youtube, Tencent, Snapchat, hingga Pinterest dan X buntut mengurangi berita hoaks yang tersebar. Foto: Navesh Chitrakar/REUTERSFoto: Navesh Chitrakar/REUTERSFoto: Navesh Chitrakar/REUTERSFoto: Navesh Chitrakar/REUTERSFoto: Navesh Chitrakar/REUTERSFoto: Prabin Ranabhat/AFPFoto: Prabin Ranabhat/AFPFoto: Prabin Ranabhat/AFP
Unjuk rasa yang didominasi para remaja Nepal menewaskan setidaknya 19 orang dan lebih dari 100 orang luka-luka di Kathmandu, Nepal, Senin (8/9) waktu setempat.
Kerusuhan diperburuk karena adanya penembakkan gas air mata dan peluru karet oleh aparat yang menyasar massa.
Aksi protes diprakarsai Generasi Z didorong oleh kebijakan larangan penggunaan media sosial, korupsi yang merajalela, dan sempitnya peluang ekonomi.
Demonstrasi terbesar sejak beberapa dekade tersebut akhirnya mampu membuat pemerintah Nepal mencabut kebijakan pemblokiran media sosial.
Sejak seminggu lalu, Nepal membatasi akses Facebook, Instagram, Whatsapp, Youtube, Tencent, Snapchat, Pinterest, dan X untuk mengurangi berita hoaks yang tersebar.
Para demonstran yang membawa plakat berdiri di balik barikade selama protes menentang korupsi dan keputusan pemerintah untuk memblokir beberapa platform media sosial, di Kathmandu, Nepal, Senin (8/9/2025). Foto: Navesh Chitrakar/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar