Search This Blog

Mungkinkah Robekan Vagina saat Persalinan Bisa Dicegah?

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mungkinkah Robekan Vagina saat Persalinan Bisa Dicegah?
Aug 7th 2025, 14:06 by kumparanMOM

Ilustrasi ibu berteriak saat melahirkan. Foto: christinarosepix/Shutterstock
Ilustrasi ibu berteriak saat melahirkan. Foto: christinarosepix/Shutterstock

Proses melahirkan merupakan peristiwa yang mendebarkan dan menegangkan bagi seorang ibu. Biasanya, salah satu ketakutan ibu yang akan melahirkan secara pervaginam adalah mendapat jahitan perineum atau area di antara anus dan vulva.

Jahitan perineum biasanya dilakukan karena adanya robekan pada jalan lahir, baik karena robek secara alami atau pun karena proses episiotomi (sayatan bedah yang sengaja dibuat dokter atau bidan).

Jadi, meski bayi akan keluar melalui jalan lahir atau vagina yang padahal mampu melar sesuai ukuran bayi, namun kadang kala si kecil juga butuh lebih banyak ruang. Karena itu perineum dapat membesar hingga sobek ketika persalinan berlangsung.

Tetapi tenang saja, karena robekan perineum sebenarnya bisa dicegah lho, Moms! Bagaimana caranya?

Tips Dokter untuk Mencegah Robekan Perineum saat Persalinan

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, Sp.OG mengatakan robekan perineum cukup umum dialami ibu, apalagi pada kelahiran anak pertama.

Ilustrasi ibu melahirkan normal. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi ibu melahirkan normal. Foto: Shutter Stock

Mengapa robekan perineum bisa terjadi? Beberapa kondisi selama kehamilan dan persalinan ini yang bisa menjadi penyebabnya:

  1. Ukuran bayi terlalu besar

  2. Percepatan keluar kepala tidak terkontrol

  3. Tindakan episiotomi

  4. Penggunaan vakum atau forsep

Robekan perineum bisa dicegah dengan melakukan berbagai cara, mulai dari menerapkan pola hidup sehat, melakukan yoga hamil dan pijat perineum, mempelajari teknik pernapasan, hingga memahami gentle birth atau persalinan alami dan minim intervensi medis

"Mempelajari teknik gentle birth merupakan salah satu cara untuk menghindari, sehingga mampu untuk mengontrol cara mengejan dan menjaga ketenangan selama proses persalinan yang bertujuan agar keluarnya kepala bayi dapat terkendali," tambahnya

Gaya hidup sehat juga bisa meminimalisir terjadinya robekan perineum, dengan berolahraga ringan dan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang agar berat badan janin tidak semakin membesar.

"Karena ingat, semakin besar janin maka semakin tinggi risiko robekannya," tutup dr Andrew

Media files:
01hk4v9t8bdrchg11hr3vb19y4.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar