Suasana di tenda misi haji. Foto: Moh Fajri/kumparan
Jemaah haji di seluruh dunia mulai menjalani wukuf di Arafah, Arab Saudi, Kamis (5/6). Begitu juga dengan jemaah haji Indonesia.
Para jemaah haji yang sebelumnya berada di luar tenda sudah berada di dalam. Jemaah menjalani wukuf dimulai dengan salat Zuhur berjemaah.
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan sambutan jelang wukuf di Arafah, Arab Saudi. Foto: Youtube/Kemenag RI
Setiap tenda, biasanya akan digelar salat berjemaah yang dipimpin para pembimbing jemaah. Setelah salat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan khotbah wukuf.
Dari tenda misi haji Indonesia, Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Ansori menjadi khotib dan membacakan khotbah wukuf haji 2025. Khotbah kali ini mengusung tema: "Wukuf di Arafah: Meneguhkan Persaudaraan dan Semangat Kebangsaan.
Suasana di tenda misi haji. Foto: Youtube/ Kemenag
Jemaah haji Indonesia biasanya akan menjalani ibadah di dalam tenda hingga Magrib. Selama wukuf, jemaah diminta tetap berada di dalam tenda karena cuaca sangat panas, bisa mencapai 50 derajat celsius.
Jemaah haji juga bisa menjalani ibadah pribadi dan berkelompok di dalam tenda, seperti salat sunah, berzikir, dan berdoa.
Sementara, jemaah haji dari berbagai negara juga melakukan hal yang sama. Sebagian memenuhi Masjid Namirah yang berada di Arafah.
Syekh Saleh bin Abdullah bin Humaid atau Saleh Al Humaid, saat menjadi imam salat di Masjidil Haram, 2024. Foto: Dok Pragovsa
Di sana, khotbah wukuf akan disampaikan Syekh Saleh bin Abdullah bin Humaid atau Saleh Al Humaid. Syekh Saleh Al Humaid juga merupakan imam dan khotib di Masjidil Haram.
Pemerintah Arab Saudi juga menerjemahkan khotbah wukuf ke dalam 35 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar