Suasana di lokasi kejadian dua staf kedutaan Israel ditembak mati di dekat Museum Yahudi Ibu Kota di Washington, D.C., AS, 22 Mei 2025. Foto: REUTERS/Jonathan Ernst
Aparat keamanan Amerika Serikat menahan pelaku penembakan dua staf Kedubes Israel di Washington DC, Rabu (21/5) waktu setempat.
Kedua orang itu tewas akibat penembakan yang terjadi di sekitar Museum Yahudi di Washington DC tersebut.
Menurut keterangan aparat keamanan, penangkapan pelaku dilakukan tak lama setelah penembakan. Saat ditangkap pelaku sempat berteriak: Free Palestine!
Dua staf kedutaan Israel ditembak mati di dekat Museum Yahudi Ibu Kota di Washington, D.C., AS, 22 Mei 2025. Foto: REUTERS/Jonathan Ernst
Aparat keamanan tidak membeberkan identitas pelaku. Mereka kemudian mengungkap korban jiwa terdiri dari seorang pria dan seorang wanita.
Presiden AS Donald Trump bereaksi keras atas penembakan di Washington DC. Dia menduga penembakan didorong aksi anti-Semit [permusuhan terhadap orang Yahudi].
"Kebencian dan radikalisme tidak punya tempat di AS," kata Trump.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio. Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP
Terpisah, Menlu AS Marco Rubio berjanji akan melacak siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
"Ini adalah tindakan pengecut yang terang-terangan dan kekerasan anti-Yahudi. Jangan salah: kami akan memburu mereka yang bertanggung jawab dan membawa mereka ke pengadilan," ujar Rubio.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar