Mar 18th 2025, 12:13, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS
Layar menampilkan pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa akhir ini terus mengalami penurunan. Pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (18/3), IHSG ditutup anjlok hingga 395,87 poin atau 6,12 persen ke 6.076,08.
Bahkan pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), IHSG dibekukan karena sudah ambruk 5 persen. Pembekuan dilakukan selama 30 menit.
"Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat," kata BEI dalam keterangan resmi, Selasa (18/3).
Pada penutupan sesi I, hanya ada 64 saham yang hijau. Sementara saham yang merah jumlahnya 616 dan saham yang stagnan sebanyak 116.
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (6/9). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 893,608 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 16,614 miliar saham senilai Rp 10,303 triliun.
Berikut saham-saham penekan indeks atau top losers:
Sanurhasta Mitra (MINA) turun 37 poin (28,24 persen) ke 94
Barito Pacific (BRPT) turun 180 atau (23,23 persen) ke 595
Petrosea (PTRO) turun 610 atau (22,34 persen) ke 2.120
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) turun 1.375 atau (20 persen) ke 5.500
Chandra Asri Pacific (TPIA) turun 1.325 atau (19,92 persen) ke 5.325.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar