Mar 18th 2025, 12:16, by Syawal Darisman, kumparanNEWS
Seorang korban Palestina dibawa ke rumah sakit Nasser setelah serangan Israel, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, Selasa (18/3/2025). Foto: Stringer/REUTERSDikutip dari Reuters, Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan dalam serangan tersebut sedikitnya 200 orang telah dinyatakan tewas. Foto: Stringer/REUTERSAdapun serangan yang dilakukan oleh Israel ini merupakan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak (19/1/2025) lalu. Foto: EYAD BABA/AFPPemerintah Israel pun mengatakan serangan yang dilakukannya disebabkan karena Hamas berulang kali menolak membebaskan sandera di Gaza. Foto: EYAD BABA/AFP
Seorang korban Palestina dibawa ke rumah sakit Nasser setelah serangan Israel, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, Selasa (18/3/2025).
Dikutip dari Reuters, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan setidaknya 200 orang tewas dalam serangan tersebut.
Israel mengeklaim serangan dilakukan karena Hamas berulang kali menolak membebaskan sandera yang ditahan di Gaza, dan tidak mau memperpanjang gencatan senjata fase pertama.
Kerabat berduka di dekat jenazah tiga pria Palestina yang terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak Israel di sebelah timur kamp Bureij, di rumah sakit Syuhada al-Aqsa di Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah, Senin (17/3/2025). Foto: EYAD BABA/AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar