Search This Blog

IHSG Dibekukan Sementara, Analis Sebut Imbas Kinerja APBN Jeblok

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
IHSG Dibekukan Sementara, Analis Sebut Imbas Kinerja APBN Jeblok
Mar 18th 2025, 11:51, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto:  Irfan Adi Saputra/kumparan
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) karena turun 5,02 persen pada perdagangan pagi ini.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, mengatakan bahwa salah satu penyebabnya IHSG anjlok adalah kondisi domestik dan global. Dari sisi domestik, kinerja APBN 2025 yang jeblok di awal tahun ini menjadi salah satu pemicunya. Adapun hingga Februari 2025 penerimaan pajak turun 30,19 persen (yoy).

"Semua khawatir bahwa risiko fiskal kian mengalami peningkatan di Indonesia yang membuat banyak pelaku pasar dan investor pada akhirnya memutuskan untuk beralih kepada investasi lain yang jauh lebih aman dan memberikan kepastian imbal hasil. Sehingga saham menjadi tidak menarik, dan mungkin obligasi menjadi pilihan setelah saham," kata dia kepada kumparan, Selasa (18/3).

Sementara dari sisi global, tensi geopolitik timbul karena masih memanasnya Rusia-Ukraina. Selain itu, juga dipengaruhi oleh perang tarif yang dilakukan Presiden AS Donald Trump.

"Kekhawatiran akan resesi di Amerika yang terus mengalami kenaikan," jelasnya.

Adapun hingga Februari 2025 penerimaan pajak Indonesia yang mengalami penurunan hingga 30 persen. Sementara defisit APBN mengalami defisit Rp 31,2 triliun atau 0,13 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada periode tersebut.

Defisit tersebut berbanding terbalik dengan surplus Rp 26 triliun atau 0,11 persen dari PDB yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu.

"Dari total keseimbangan, terjadi defisit Rp 31,2 triliun di akhir Februari 2025 atau 0,13 persen dari PDB. Defisit ini masih dalam target desain APBN," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis (13/3).

Media files:
xqzwzfai1gxfszoq4yrp.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar