Search This Blog

Garuda Indonesia dan Citilink Angkut 81 Ribu Penumpang pada Puncak Mudik Lebaran

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Garuda Indonesia dan Citilink Angkut 81 Ribu Penumpang pada Puncak Mudik Lebaran
Mar 30th 2025, 11:00, by Abdul Latif, kumparanBISNIS

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani dalam acara Garuda Indonesia UOB Card Livery Launch di Hanggar IV GMF Aeroasia, Kamis (27/2/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani dalam acara Garuda Indonesia UOB Card Livery Launch di Hanggar IV GMF Aeroasia, Kamis (27/2/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bersama anak usahanya, Citilink, mencatatkan jumlah angkutan penumpang sebanyak 81.030 penumpang pada puncak arus keberangkatan musim libur lebaran 1446 H/2025 M yang jatuh pada Jumat (28/3).

Angka tersebut tercatat menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 65,89 persen dibandingkan dengan awal periode peak season pada pekan lalu, Jumat (21/3) yaitu sebanyak 48.844 penumpang.

Pada puncak arus keberangkatan ini, Garuda Indonesia mengangkut sedikitnya 45.257 penumpang sementara Citilink sedikitnya 35.773 penumpang dari total 478 penerbangan yakni 244 penerbangan Garuda Indonesia dan 234 penerbangan Citilink.

Angka penerbangan tersebut telah mencakup 20 penerbangan tambahan (extra flight) Garuda Indonesia dan 7 penerbangan tambahan (extra flight) Citilink.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, mengungkapkan Garuda Indonesia berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan penerbangan bagi masyarakat melalui kesiapan operasional penerbangan, sejalan dengan kenaikan trafik penerbangan tersebut.

"Guna memastikan seluruh mobilitas selama puncak arus keberangkatan libur Lebaran ini, Garuda Indonesia Group telah menyiapkan berbagai langkah optimalisasi aspek operasional, mulai dari peningkatan frekuensi penerbangan pada rute-rute favorit, ketersediaan armada, hingga penguatan layanan di seluruh titik operasional untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lancar bagi penumpang," katanya melalui keterangan resmi, dikutip Minggu (30/3).

Khusus untuk keberangkatan dari Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma pada Jumat lalu, Garuda Indonesia Group mengangkut 31.843 penumpang yang terdiri dari 17.224 penumpang Garuda Indonesia dan 14.619 penumpang Citilink.

Ilustrasi Pesawat Citilink. Foto: lcwang/Shutterstock
Ilustrasi Pesawat Citilink. Foto: lcwang/Shutterstock

Penumpang dari Jakarta diangkut melalui 191 penerbangan, terdiri dari 108 penerbangan dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan 83 penerbangan dengan Citilink.

Garuda Indonesia Group juga mencatatkan rata-rata tingkat ketepatan waktu penerbangan mencapai 90 persen pada puncak arus keberangkatan dari Jakarta.

Pada momentum peak season libur Lebaran kali ini, Garuda Indonesia Group mencatatkan sejumlah rute penerbangan dengan trafik tinggi seperti Padang, Kualanamu, Pangkalpinang, Surabaya, Denpasar, Tanjung Karang, Yogyakarta, Semarang, Solo, Makassar dan Balikpapan.Sedangkan untuk rute internasional yaitu Jeddah, Madinah, dan Doha.

Sementara itu, Garuda Indonesia Group juga memproyeksikan bahwa puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada hari Minggu (6/4), hal ini sesuai dengan prediksi pemerintah untuk kesiapan arus balik, bahwa puncaknya akan terjadi pada tanggal 6-7 April 2025.

Di sisi lain, pada periode peak season Lebaran tahun ini angkutan kargo Garuda Indonesia turut menunjukkan performa kinerja yang naik 10 persen dibandingkan dengan periode sebelum peak season Lebaran berlangsung yakni dari sebelumnya 3,581 ton menjadi 3,976 ton.

Kenaikan tersebut selaras dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat atas pengiriman barang selama libur Lebaran kali ini. Adapun jenis angkutan kargo yang diangkut di antaranya general cargo, fishery & sea product dan meat product.

Media files:
01jn3bc6vcz3ka782tyw620pcp.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar