Mar 13th 2025, 11:42, by Aditia Noviansyah, kumparanNEWS
Seorang remaja duduk di atas gapura jalan utama masuk desa yang terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang, di Desa Cangkring, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Foto: ANTARA FOTO/Aji StyawanBanjir yang melanda 26 desa di enam kecamatan mulai surut, namun banjir meluas ke sejumlah desa yang berada di wilayah barat tanggul Sungai Tuntang yang jebol. Foto: ANTARA FOTO/Aji StyawanFoto: ANTARA FOTO/Aji StyawanFoto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Sejumlah warga yang rumahnya masih terendam banjir beristirahat di tenda pengungsian darurat bantuan BBD Grobogan di area lereng tanggul Sungai Tuntang di Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (12/3/2025).
Menurut warga korban banjir Grobogan, pada hari keempat banjir yang merendam desa yang berlokasi di samping tanggul Sungai Tuntang yang jebol itu berangsur surut dari ketinggian bervariasi sekitar 50 cm - 2 meter pada Minggu (9/3) lalu menjadi sekitar 10-80 cm per Rabu (12/3) pukul 17:00 WIB, menyusul sudah mulai tertutupnya tanggul yang jebol tersebut oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana.
Warga yang rumahnya masih terendam banjir beristirahat di tenda pengungsian darurat di Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (12/3). Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar