Jan 19th 2025, 17:37, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Gencatan senjata antara Israel dan Palestina sudah dimulai Minggu (19/1) waktu setempat. Foto: Hatem Khaled/REUTERSGencatan senjata ini merupakan jeda dari perang panjang yang berlangsung. Foto: Khalil Ramzi/REUTERSWarga Palestina yang mengungsi berangsur mencoba kembali pulang ke rumahnya. Foto: Khalil Ramzi/REUTERSTampak warga yang mengungsi kembali membawa barang-barang berharga mereka dengan menggunakan mobil, gerobak, bahkan jalan kaki melewati puing-puing bangunan yang hancur imbas serangan Israel. Foto: Khalil Ramzi/REUTERSIsrael perlahan menarik pasukannya. Foto: Eyad BABA / AFPMereka bergeser ke daerah Philadelphi, perbatasan selatan Gaza dengan Mesir. Foto: Hatem Khaled/REUTERSDikutip dari Al Jazeera, militer Israel telah mulai menarik kendaraannya dari pusat kota selatan, Rafah. Foto: Hatem Khaled/REUTERSAda 3 negara yang menjadi mediator dalam gencatan senjata ini, yaitu Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS). Foto: Omar AL-QATTAA / AFPFoto: Omar AL-QATTAA / AFPFoto: Khalil Ramzi/REUTERSFoto: Dawoud Abu Alkas/REUTERS
Gencatan senjata antara Israel dan Palestina sudah dimulai Minggu (19/1) waktu setempat. Gencatan senjata ini merupakan jeda dari perang panjang yang berlangsung.
Warga Palestina yang mengungsi berangsur mencoba kembali pulang ke rumahnya.
Tampak warga yang mengungsi kembali membawa barang-barang berharga mereka dengan menggunakan mobil, gerobak, bahkan jalan kaki melewati puing-puing bangunan yang hancur imbas serangan Israel.
Israel perlahan menarik pasukannya. Mereka bergeser ke daerah Philadelphi, perbatasan selatan Gaza dengan Mesir.
Dikutip dari Al Jazeera, militer Israel telah mulai menarik kendaraannya dari pusat kota selatan, Rafah.
Ada 3 negara yang menjadi mediator dalam gencatan senjata ini, yaitu Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS).
Warga Palestina yang mengungsi membawa barang-barangnya saat berjalan melewati puing-puing mencoba kembali ke rumah menyusul dimulainya gencatan senjata di Rafah, Jalur Gaza, Minggu (19/1/2025). Foto: Hatem Khaled/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar