Nov 18th 2024, 17:15, by Syawal Darisman, kumparanBISNIS
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua pada salah satu SPBU di Jakarta, Senin (18/11/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan akan mengubah skema subsidi BBM, LPG hingga listrik. Dia bilang, salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah mengubah skema subsidi menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanBahlil mengatakan hal ini dilakukan atas perintah Presiden Prabowo Subianto. Dia juga melakukan kajian untuk memastikan subsidi BBM, LPG hingga listrik ini tepat sasaran. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanDia kemudian menemukan kemungkinan subsidi yang selama ini diberikan pemerintah tidak tepat sasaran. Padahal, menurut dia tujuan subsidi itu adalah diberikan kepada warga negara yang berhak untuk menerima subsidi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanFoto: Iqbal Firdaus/kumparanFoto: Iqbal Firdaus/kumparanFoto: Iqbal Firdaus/kumparan
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua pada salah satu SPBU di Jakarta, Senin (18/11/2024).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan akan mengubah skema subsidi BBM, LPG hingga listrik. Dia bilang, salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah mengubah skema subsidi menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Bahlil mengatakan hal ini dilakukan atas perintah Presiden Prabowo Subianto. Dia juga melakukan kajian untuk memastikan subsidi BBM, LPG hingga listrik ini tepat sasaran.
Dia kemudian menemukan kemungkinan subsidi yang selama ini diberikan pemerintah tidak tepat sasaran. Padahal, menurut dia tujuan subsidi itu adalah diberikan kepada warga negara yang berhak untuk menerima subsidi.
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua pada salah satu SPBU di Jakarta, Senin (18/11/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar