Nov 24th 2024, 15:08, by Syawal Darisman, kumparanNEWS
Anak-anak bermain saat banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/11/2024). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTOMenurut data dari petugas Desa Dayeuhkolot mencatat sebanyak 3.800 jiwa terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Citarum setinggi 50 hingga 150 cm. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTOSementara di posko pengungsian, hingga saat ini tercatat sebanyak 46 warga masih berada di posko sedangkan sisanya memilih untuk kembali ke rumahnya yang masih terendam banjir. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTOFoto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTOFoto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
Anak-anak bermain saat banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/11/2024).
Menurut data dari petugas Desa Dayeuhkolot mencatat sebanyak 3.800 jiwa terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Citarum setinggi 50 hingga 150 cm.
Sementara di posko pengungsian, hingga saat ini tercatat sebanyak 46 warga masih berada di posko sedangkan sisanya memilih untuk kembali ke rumahnya yang masih terendam banjir.
Banjir di Dayeuhkolot memang 'menahun'. Setiap hujan besar, hampir dipastikan air akan masuk ke rumah warga.
Foto udara kondisi banjir yang melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/11/2024). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar