Search This Blog

Survei IPE: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Naik Signifikan, Prabowo-Gibran Stagnan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Survei IPE: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Naik Signifikan, Prabowo-Gibran Stagnan
Jan 18th 2024, 21:05, by Tim kumparan, kumparanNEWS

Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD usai pengambilan nomor urut Capres Cawapres di KPU RI Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD usai pengambilan nomor urut Capres Cawapres di KPU RI Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Survei Indonesia Political Expert (IPE) menyebut elektabilitas pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka stagnan atau cenderung tidak ada perubahan, dibandingkan pasangan Capres Cawapres lainnya yaitu Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin.

Di mana hasil survei sejak September 2023 hingga Januari 2024 menunjukkan Ganjar-Mahfud memiliki kenaikan elektabilitas yaitu sebesar 4,39 persen, Anies-Muhaimin 4,10 persen, dan Prabowo-Gibran 2,82 persen.

"Apa yang dilakukan pasangan AMIN dan Ganjar-Mahfud mereka berusaha kampanye dengan mengeksplorasi potensi yang dimiliki. Dan saya melihatnya ini strategi dampak bukan output, sementara 02 strategi output yang viral paling lama tiga minggu," ujar Direktur Riset dan Survei IPE, Agustanto Suprayoghi saat merilis survei, di Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran bersama seluruh kader dan relawan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023). Foto: Dok. Istimewa
Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran bersama seluruh kader dan relawan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023). Foto: Dok. Istimewa

Sementara, Pengamat Politik yang turut hadir dalam rilis survei kali ini, Ray Rangkuti menyebut terdapat beberapa faktor yang membuat elektabilitas Prabowo-Gibran macet.

Seperti tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berimbas kepada pasangan nomor urut dua, model kampanye yang monoton, hingga isu dinasti politik yang optimal di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

"Tingkat kepuasan Pak Jokowi hari demi hari turun, pasti berimbas tertahannya pasangan 02. Goyang gemoy, makan siang, dan susu gratis juga kehilangan pamor alias tidak lagi menjadi sesuatu yang viral. Kemudian model kampanye monoton, sementara pasangan 03 dan 01 terus berseliweran," jelas Ray.

"Dinasti politik ini menjadi isu yang mulai bekerja secara optimal khususnya di kalangan mahasiswa. Bahkan gerakan mahasiswa anti dinasti politik makin menguat," tambahnya.

Megawati diapit Jokowi dan Ganjar di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat (21/4/2023). Foto: Monang/ANTARA FOTO
Megawati diapit Jokowi dan Ganjar di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat (21/4/2023). Foto: Monang/ANTARA FOTO

Kemudian, Ray mengungkapkan citra Ganjar sebagai penerus Presiden Jokowi semakin hari semakin menguat.

"Di survei juga memperlihatkan citra Pak Ganjar sebagai penerus Pak Jokowi lebih kuat dibandingkan Pak Prabowo yang semata-mata citranya nempel. Ini merupakan dua hal yang berbeda," pungkasnya.

Indonesia Political Expert (IPE) dalam merilis survei terbaru di Jakarta, Kamis (18/1/2024). Foto: Dok. Istimewa
Indonesia Political Expert (IPE) dalam merilis survei terbaru di Jakarta, Kamis (18/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

Adapun survei IPE dilakukan sejak 2-16 Januari 2024 dengan jumlah responden sebanyak 2.400 Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki hak pilih, terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), berusia 17 tahun dan telah menikah.

Sedangkan survei dilakukan di 416 Kabupaten dan 98 Kota dengan metode random purposive, serta sampling error 2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(AI)

Media files:
01hf71f0nten3x68ctpzr7t2rp.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar