Nov 25th 2023, 02:43, by ONE Championship, ONE Championship
Roman Kryklia. Foto: ONE Championship
Jelang laga besarnya di ONE Fight Night 17 pada Sabtu (812/2023), simak sepak terjang sang raksasa Ukraina, Roman Kryklia, yang tak terhentikan.
Sang Juara Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing asal Ukraina itu akan kembali membuktikan kedigdayaannya dengan melawan Alex Roberts demi gelar Juara Dunia ONE Heavyweight Muay Thai.
Laga akbar itu bisa berbuah sabuk emas kedua bagi Kryklia setelah satu sabuk emas serta satu sabuk perak kickboxing yang telah dimiliknya di dua disiplin striking berbeda.
Yang lebih mengesankan, Kryklia juga belum pernah kalah pasca bergabung di ONE Championship pada 2019 lalu. Tercatat, ia telah melakoni lima laga yang semuanya berbuah kemenangan dengan empat penyelesaian.
Sebelum laga besar perdananya di disiplin Muay Thai mendatang, mari kita ingat kembali serangkaian laga Kryklia yang berakhir dengan sangat eksplosif.
1. Rontokkan Tarik Khbabez dan raih sabuk emas kickboxing
Kryklia tampil mengesankan dalam debutnya di ONE: AGE OF DRAGONS pada November 2019 lalu usai mengalahkan pencetak KO Maroko, Tarik Khbabez, dan merebut gelar Juara Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing perdana.
Walau lawannya membawa catatan rekor tak terkalahkan 4-0 di ONE serta menjadi salah satu pemukul yang paling ditakuti di disiplin ini, Kryklia tidak menunjukkan rasa takut saat beradu dengan "The Tank."
Setelah ronde pertama yang berbuah poin besar untuk Kryklia, ia segera mencetak tiga knockdown cepat pada ronde kedua untuk merebut singgasana light heavyweight kickboxing dengan cara sensasional.
2. Ungguli Andrei Stoica dalam duel lima ronde
Pada Desember 2020 di ONE: COLLISION COURSE, striker raksasa dengan tinggi badan dua meter ini mempertaruhkan sabuk emasnya melawan Andrei Stoica.
Dalam aksi dahsyat antar kedua striker, Kryklia menyerang rivalnya itu dengan serangan keras sepanjang lima ronde yang sangat brutal.
Dari jab keras sampai serangan lutut dan tendangan rendah yang mampu menghancurkan kaki, sang pemegang gelar mendaratkan seluruh serangan itu demi mempertahankan sabuk emasnya tanpa cela.
Perwakilan Gridin Gym ini kembali pada Februari 2022 untuk mempertahankan sabuknya dari penantang keturunan Belanda-Turki, Murat Aygun.
Sejak ronde pertama Kryklia tidak membuang waktu untuk menghajar lawannya lewat pukulan straigt serta serangan lutut yang segera memaksa Aygun ke posisi bertahan. Dengan waktu kurang dari satu menit tersisa pada ronde pertama, pria Ukraina ini mencetak knockdown pertamanya dengan pukulan kanan keras.
Walau Aygun dapat kembali bangkit, Kryklia hanya membutuhkan beberapa detik untuk mendaratkan rangkaian serangan keras demi mengamankan penyelesaian di menit 2:32 ronde pertama.
4. Hancurkan Guto Inocente dalam semenit
Tak pernah mundur dari tantangan, penguasa light heavyweight kickboxing ini kemudian naik divisi untuk masuk ke ONE Heavyweight Kickboxing World Grand Prix untuk melawan striker berpengalaman dari Brasil, Guto Inocente, pada September 2022 di ONE 161.
Walau lawannya memiliki kekuatan yang diakui dunia, Kryklia dengan senang hati bertukar pukulan dalam momen pembuka laga. Strategi itu terbukti bijak, dan ia segera menjatuhkan Inocente dengan pukulan kanan hanya beberapa detik setelah pertarungan dimulai.
Pria Brasil itu dapat melanjutkan, tetapi laga ini tak berlangsung lama. Setelah kembali ke posisi bertarung, Kryklia menyerang lawannya dengan tendangan tinggi kejam yang mendarat di rahang lawannya untuk menyelesaikan pertarungan.
5. Raih sabuk perak Grand Prix dengan Mengatasi Iraj Azizpour
Lewat kemenangannya atas Inocente, pria berusia 32 tahun ini meraih posisi di final Kejuaraan ONE Heavyweight Kickboxing World Grand Prix melawan petarung sensasional Iran, Iraj Azizpour.
Pertarungan itu terjadi pada November 2022 di ONE 163, dan menjadi ujian terberat bagi Kryklia. Pemukul kuat bernama Azizpour itu mengejutkan sang raksasa Ukraina usai membuatnya terjatuh di ronde pertama.
Hanya dengan gigih Kryklia bangkit pada ronde kedua, dan mencetak KO tak terlupakan tahun lalu. Dengan tinju kerasnya Kryklia sukses dua kali menjatuhkan Azizpour, dan mengamankan penyelesaian di pertengahan ronde kedua.
Kemenangan Kryklia dalam laga itu meraih penghargaan sebagai Kickboxing Fight of the Year 2022 di ONE, serta berbuah sabuk perak Grand Prix. Raihan itu juga memuluskan nama sang raksasa Ukraina sebagai sebagai salah satu striker pound-for-pound terbaik dunia.
Namun, Kryklia juga akan kembali diuji oleh sang juara dunia kelas berat WBC Muay Thai asal Australia di laganya mendatang. Seperti sang raksasa Ukraina, Roberts juga adalah salah satu striker kelas berat terbaik di dunia.
Pertemuan dari kedua striker raksasa terbaik itu pun dapat dipastikan berakhir lewat penyelesaian tanpa campur tangan ketiga juri. Laga utama itu pun akan dimeriahkan dengan serangkaian laga Muay Thai eksplosif antara para striker terbaik dunia lintas kelas berat.
Download ONE Super App untuk menyaksikan laga seni bela diri terbaik ONE Championship!
ONE Friday Fights 46 dipuncaki oleh laga perebutan sabuk emas ONE Featherweight Muay Thai antara Tawanchai PK Saenchai melawan Superbon Singha Mawynn.
Di laga pendukung utama, Anissa Meksen siap beradu dengan Phetjeeja untuk sabuk interim ONE Women's Atomweight Kickboxing.
Selain itu, Joseph Lasiri akan melakoni laga pertahanan sabuk emas ONE Strawweight Muay Thai melawan Prajanchai PK Saenchai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar