Search This Blog

Mengapa Wanita Amazon Bisa Punya Pasangan Seks Lebih dari Satu? Ini Alasannya

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mengapa Wanita Amazon Bisa Punya Pasangan Seks Lebih dari Satu? Ini Alasannya
Nov 27th 2023, 08:59, by Gitario Vista Inasis, kumparanTRAVEL

Iustrasi wanita Suku Amazon. Foto: PINZONOOB/Shutterstock
Iustrasi wanita Suku Amazon. Foto: PINZONOOB/Shutterstock

Setiap suku di berbagai belahan dunia memiliki tradisi dan cara untuk menjalani hidupnya masing-masing. Mulai dari gaya hidup, cara bersosialisasi, bahkan perilaku seksual, semuanya punya cara berbeda-beda.

Bicara soal perilaku seksual, para wanita Suku Amazon ternyata memiliki kebiasaan yang terbilang aneh, karena bisa memiliki partner seksual lebih dari satu.

Dilansir Pulse, para wanita di suku ini akan melakukan hubungan seksual dengan banyak laki-laki, karena mereka berpikir bahwa setiap laki-laki hanya menghasilkan satu anak. Dengan demikian, setiap pasangan bisa saja berhubungan seksual dengan pasangan yang lain, sehingga setiap pasangan yang memiliki keturunan nantinya akan dianggap mewarisi gen terbaik.

Kebiasaan Suku Amazon ini disebut juga sebagai ayah parsial atau ganda. Bukan tanpa alasan, menurut studi yang diterbitkan Proceedings of the National Academy of Sciences baru-baru ini, 70 persen budaya Amazon menganut prinsip multiple paternity atau memiliki banyak ayah atau lebih dari satu.

Anut Prinsip Ayah Lebih dari Satu

Iustrasi wanita Suku Amazon. Foto: Anton_Ivanov/Shutterstock
Iustrasi wanita Suku Amazon. Foto: Anton_Ivanov/Shutterstock

Di banyak suku Amazon, semua pria yang pernah bersama seorang wanita selama kehamilannya dianggap sebagai ayah, dan berbagi tanggung jawab dalam membesarkan anak.

Di beberapa suku lain, semua anak mempunyai banyak ayah, sedangkan di suku lain, seorang anak mempunyai satu ayah utama, namun ayah yang terbagi tetap diterima.

Yang lebih mengejutkan lagi adalah rasa cemburu tampaknya tidak menjadi masalah. Para suami di suku ini dibesarkan oleh banyak ayah, sehingga memperkuat keyakinan bahwa memiliki banyak ayah akan memberikan manfaat bagi seorang anak.

Jadi, meskipun komunitas lain mungkin menganggap praktik tersebut aneh, tapi ini merupakan hal yang lumrah di sana.

Iustrasi wanita Suku Amazon. Foto: Renan Martelli da Rosa/Shutterstock
Iustrasi wanita Suku Amazon. Foto: Renan Martelli da Rosa/Shutterstock

Paternitas yang dapat dipisahkan bukan hanya tentang reproduksi; hal ini memperkuat ikatan keluarga, karena saudara laki-laki sering kali berbagi istri di beberapa budaya tersebut. Anak-anak dibesarkan oleh komunitas ayah, dan pengasuhan mereka mendapat manfaat dari kontribusi banyak pria.

"Dalam beberapa budaya Amazon, menurut Robert Walker, Asisten Profesor Antropologi di Fakultas Seni dan Sains, dianggap aneh jika Anda tidak memiliki banyak pasangan seksual. Sepupu sering kali menjadi pasangan yang disukai, jadi sangat tidak sopan jika Anda melakukannya maka menghindari kemajuan mereka," ungkap studi tersebut.

Walker menjelaskan bahwa pergaulan bebas seksual adalah praktik yang normal dan diterima di banyak masyarakat, dan perempuan yang sudah menikah mengeksplorasi kebebasan seksual mereka tanpa rasa malu. Praktik ini telah menjadi tradisi lama di Suku Amazon dan terus dilakukan hingga saat ini.

Media files:
01hfxpff6qve9ry25rk7gagq5v.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar