Nov 27th 2023, 10:00, by Ochi Amanaturrosyidah, kumparanNEWS
Presiden Jokowi meresmikan pembukaan R20 International Summit of Religious Authorities di Jakarta, 27 November 2023. Foto: YouTube/Setpres RI
Presiden Jokowi membuka forum KTT Internasional Otoritas Keagamaan R20 atau R20 International Summit of Religious Authorities (R20 ISORA) di Hotel Park Hyatt Jakarta, Senin (27/11).
Kegiatan yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu dihadiri oleh puluhan pembicara dengan ratusan partisipan dari mancanegara.
Jokowi dalam sambutannya mengingatkan pentingnya peran agama serta tokoh agama dalam menjaga perdamaian.
Presiden Jokowi meresmikan pembukaan R20 International Summit of Religious Authorities di Jakarta, 27 November 2023. Foto: YouTube/Setpres RI
"Indonesia meyakini bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan hal tersebut tegas dinyatakan dalam konstitusi Indonesia. Indonesia juga memiliki pengalaman panjang dalam merajut keberagaman, dalam menjembatani perbedaan-perbedaan, dan dalam mempersatukan kemajemukan," kata Jokowi.
Jokowi menjabarkan, saat ini penduduk Indonesia yang hampir mencapai 280 juta bisa hidup berdampingan meski berasal dari 714 suku berbeda, memiliki 1.300 bahasa daerah berbeda, dan memeluk agama yang berbeda-beda pula. Meski bukan hal yang mudah, kata Jokowi, hal ini bisa diwujudkan karena ada dukungan agama.
"Hal tersebut tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh ajaran-ajaran agama, tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh para pemimpin agama yang mengajarkan cinta tanah air adalah bagian dari iman, toleransi terhadap perbedaan-perbedaan adalah bagian dari iman, dan menjaga persatuan juga bagian dari iman," tegas Jokowi.
Presiden Jokowi meresmikan pembukaan R20 International Summit of Religious Authorities di Jakarta, 27 November 2023. Foto: YouTube/Setpres RI
Ia juga menyebut, Indonesia yakin peran agama dan tokoh-tokoh agama sangat penting dalam menciptakan perdamaian dan kerukunan tak hanya di suatu negara, namun juga dunia. Untuk itu, ia menghargai adanya forum dialog lintas agama dan lintas bangsa seperti R20.
"Marilah kita jadikan dialog lintas agama, lintas bangsa, untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan segala bentuk pertikaian-pertikaian sehingga dunia yang damai, dunia yang rukun, dunia yang sejahtera mampu kita wujudkan bersama," pungkasnya.
Sekilas KTT R20
Mengutip NU Online, R20 ISORA mengangkat tema Peran Agama dalam Mengatasi Kekerasan di Timur Tengah dan Ancaman terhadap Tatanan Internasional Berbasis Aturan. Gagasan pelaksanaan ISORA dilatarbelakangi dengan peristiwa di Gaza pada 7 Oktober 2023 lalu.
Para pemimpin agama yang tergabung dalam jaringan R20 bersepakat untuk mengadakan sebuah agenda untuk mendorong solusi nyata agar konflik yang terjadi di Gaza dapat diselesaikan dalam waktu sesegera mungkin.
Kegiatan ini akan diikuti 150 partisipan dengan 30 di antaranya dari luar negeri. ISORA menghadirkan empat narasumber kunci, yakni (1) Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, (2) Grand Syekh Al-Azhar Syekh Ahmad al-Thayyeb, (3) Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (MWL) Syekh Mohammed bin Abdul Karim al-Issa, dan (4) Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin Muhammad bin Abdul Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar