Search This Blog

PDIP soal Manuver Keluarga Jokowi: Ingatkan Politik Dinasti-Potensi Sanksi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
PDIP soal Manuver Keluarga Jokowi: Ingatkan Politik Dinasti-Potensi Sanksi
Oct 16th 2023, 08:00, by Tim kumparan, kumparanNEWS

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi putranya Gibran Rakabuming (kanan) menyalami warga di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10).  Foto: ANTARA FOTO/Rachman
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi putranya Gibran Rakabuming (kanan) menyalami warga di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10). Foto: ANTARA FOTO/Rachman

Belakangan ini, istilah politik dinasti, mencuat kuat. Seiring dengan manuver dua anak presiden Jokowi yakni Kaesang Pangarep yang menjadi Ketua Umum PSI dan Gibran Rakabuming yang digadang-gadang menjadi calon kuat cawapres di 2024.

Sejumlah pihak turut buka suara terkait hal tersebut. Termasuk partai yang menaungi Jokowi dan Gibran, yakni PDIP.

PDIP memberikan sejumlah 'wejangan' hingga mengingatkan sanksi kepada kadernya apabila berbeda arah di Pilpres 2024. Berikut kumparan rangkum respons PDIP soal 'manuver' keluarga Presiden Jokowi.

Ada Sanksi bila Jokowi Dukung Prabowo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku Dewan Pembina Projo memberi sambutan pada Rakernas Projo ke-VI di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu (14/10/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku Dewan Pembina Projo memberi sambutan pada Rakernas Projo ke-VI di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu (14/10/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Jokowi melempar kembali kode dukungan ke bacapres Prabowo Subianto dalam Rakernas VI Relawan Jokowi, Projo (Pro Jokowi) di Indonesia Arena, GBK, Senayan, Sabtu (14/10).

Salah satunya lewat momen pemukulan gong 8 kali, sarat makna dengan ciri khas angka yang kerap dikaitkan dengan Prabowo.

Ketua Badan Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun memandang, sinyal dan kode biasa diartikan berbagai makna oleh banyak pihak. Namun, jika Jokowi memang jelas menyatakan dukungan capres kepada Prabowo, maka pasti diberi peringatan oleh PDIP.

"Soal aturan partai berlaku bagi semua orang, tanpa terkecuali. Jadi sepanjang manuver silakan, tapi ketika jelas-jelas langgar aturan, ya itu hukuman partai berlaku bagi semua orang," kata Komarudin kepada kumparan, Minggu (15/10).

Komarudin meyakini sikap final Jokowi akan diketahui publik pada waktunya.

"Ya kita tunggu hari keputusan terakhir. Kan masih lama. Kecuali sudah. Kita tunggu sampai pendaftaran KPU ya. Istilah Bu Mega, dansa berakhir, lagu berakhir, ya posisi kaki kita di mana toh?" ujar dia.

Anti-Dinasti

Komarudin Watubun juga merespons soal isu politik dinasti. Dia mengatakan biar masyarakat yang menilai.

"Saya pikir itu biar rakyat yang menilai," kata Komarudin saat dihubungi, Minggu (15/10).

Namun, ia tegas menentang ide adanya dinasti politik. Menurutnya publik juga pasti tak sepakat apabila ada upaya membangun dinasti politik di era sekarang.

"Saya dari dulu, bukan sekarang, soal dinasti (menentang), kita kan bukan kerajaan. Indonesia kan asal kerajaan, tapi ketika sepakat republik, kita jadi negara modern. Negara modern anti dinasti-dinasti, kan," kata Komarudin.

"Saya kira semua orang nggak setuju kalau kita bangun dinasti di saat manusia modern," ujarnya.

PDIP Tetap Yakin Jokowi Dukung Ganjar

Komarudin Watubun Foto: Ricad Saka/kumparan
Komarudin Watubun Foto: Ricad Saka/kumparan

Di tengah segala isu manuver politik Jokowi, Komarudin Watubun tetap yakin sang Presiden berkomitmen mendukung bacapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Ia yakin Jokowi tak akan mengkhianati kontribusi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyokong Jokowi sejak wali kota hingga presiden.

"Sampai saat ini saya tidak yakin Jokowi akan memberi dukungan ke kandidat lain selain Ganjar Pranowo. Kenapa begitu?" kata Komarudin kepada kumparan, Minggu (15/10).

"Karena saya kira seluruh rakyat Indonesia tahu, bahwa Jokowi seperti ini, hari ini, karena ada campur tangan Megawati Soekarnoputri. Jokowi jadi walkot dua periode. Kalau tanpa campur tangan Bu Mega, saya kira dia juga bukan menjadi tampil selevel nasional ini," imbuh dia.

Komarudin mengingatkan, Megawati telah mendukung penuh Jokowi sebagai wali kota dua periode, Gubernur DKI Jakarta, hingga presiden dua periode. Menurut Komarudin, bahkan Jokowi adalah satu-satunya kader yang mendapat perlakuan istimewa dari Megawati.

PDIP Respons Isu Gibran dan Kaesang Dukung Prabowo

Menhan Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibra Rakabuming Raka menghadiri Hari Veteran Nasional di UNS, Kamis (10/8/2023).  Foto: Dok. Istimewa
Menhan Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibra Rakabuming Raka menghadiri Hari Veteran Nasional di UNS, Kamis (10/8/2023). Foto: Dok. Istimewa

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons isu putra Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep akan mendukung bacapres Subianto di Pemilu 2024. Hasto menjawab santai isu tersebut dengan senyuman.

"Ya, tidak apa-apa. Kita senyum-senyum," kata Hasto di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenangan Pileg dan Pilpres Pemilu 2024 Caleg DPR RI dan Kepala Daerah Serta Wakil Kepala Daerah Se-Jawa Timur, Sabtu (14/10).

Hasto pun menyebut, sudah beberapa bulan tak bertemu dengan Gibran.

"Ya, kebetulan saya sudah beberapa bulan tidak bertemu dengan Mas Gibran. Jadi jawaban saya sama dengan Pak Presiden. Sudah beberapa bulan tidak bertemu dengan Mas Gibran," terang Hasto.

Meski sudah lama tak berjumpa, kata Hasto, komunikasi dengan Gibran, yang merupakan kader PDIP masih berjalan.

Media files:
wk4agjt4z8fv0m2uvqlk.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar