Aug 26th 2023, 10:13, by Moh Fajri, kumparanBISNIS
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna pada IPO PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) di Gedung BEI, Selasa (7/2/2023). Foto: Dok. BEI
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 63 perusahaan telah mencatatkan saham dengan dana dihimpun senilai Rp 49,2 triliun hingga Jumat (25/8). Terdapat 28 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham untuk melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, merinci 28 calon emiten tersebut terdiri dari 4 perusahaan aset skala kecil di bawah Rp 50 miliar, 17 perusahaan aset skala menengah antara Rp 50 miliar sampai Rp 250 miliar, dan 7 perusahaan aset skala besar di atas Rp 250 miliar.
"Rincian sektornya adalah 4 perusahaan dari sektor bahan baku, 3 perusahaan dari sektor konsumer siklikal, 7 perusahaan dari sektor konsumer non siklikal, 2 perusahaan dari sektor energi dan 0 perusahaan dari sektor keuangan," kata Nyoman kepada wartawan, dikutip Sabtu (26/8).
Lebih lanjut, 3 perusahaan dari sektor kesehatan, 2 perusahaan dari sektor industri, 1 perusahaan dari sektor infrastruktur, 1 perusahaan dari sektor properti dan real estate, 3 perusahaan dari sektor teknologi dan 2 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.
Kemudian, 26 emiten telah menambah modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan total nilai Rp 36,9 triliun hingga hari Jumat. BEI melaporkan ada 24 perusahaan tercatat dalam pipeline rights issue.
"0 perusahaan dari sektor kesehatan, 0 perusahaan dari sektor industri, 0 perusahaan dari sektor properti dan real estate, 0 perusahaan dari sektor teknologi," ujar Nyoman.
Berikut daftar 24 emiten yang berada di pipeline rights issue:
1 perusahaan dari sektor bahan baku
8 perusahaan dari sektor konsumer siklikal
4 perusahaan dari sektor konsumer non siklikal
4 perusahaan dari sektor energi
5 perusahaan dari sektor finansial
1 perusahaan dari sektor infrastruktur
1 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar