Search This Blog

Populer: ASN Lapor Pungli Malah Diintimidasi; Husen Puas Mutilasi Bos Galon

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Populer: ASN Lapor Pungli Malah Diintimidasi; Husen Puas Mutilasi Bos Galon
May 11th 2023, 07:24, by Rinjani Meisa Hayashi, kumparanNEWS

Guru di Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani, curhat di media sosial mengenai dugaan adanya pungutan liar ketika mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Guru di Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani, curhat di media sosial mengenai dugaan adanya pungutan liar ketika mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Rabu (10/5). Mulai dari guru ASN lapor pungli malah diintimidasi hingga Husen ngaku puas mutilasi Bos Galon.

Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan berita terkini di hari kemarin, kumparan merangkum lima berita populer berikut. Ada apa saja?

Pengakuan Veronica Jennifer yang Gugat Wamendagri

Wamendagri John Wempi Wetipo dalam sosialisasi Peraturan Menteri PanRB No. 1/2023 tentang jabatan Fungsional di Grand Sahid, Jakarta, Jumat (27/1). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Wamendagri John Wempi Wetipo dalam sosialisasi Peraturan Menteri PanRB No. 1/2023 tentang jabatan Fungsional di Grand Sahid, Jakarta, Jumat (27/1). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Veronica Jennifer mengaku heran karena digugat Wamendagri John Wempi Wetipo mengenai nama yang tertera di akta bayinya. Nama Wempi ada di akta bayi Veronica.

Namun, kata Veronica, dia tak sembarangan menaruh nama Wempi di akta tersebut. Dia mengeklaim pernah menjalin hubungan dengan Wempi.

"Mungkin di sini saya mau klarifikasi ya, atas beredarnya saya dengan John Wempi ini. Kan orang-orang bertanya, publik, lah, bertanya-tanya ini sebenarnya apa sih permasalahannya, begitu," kata Jennifer kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/5).

Kronologi Husen Puas Mutilasi dan Cor Mayat Bosnya

Tampang Muhammad Husen, pelaku utama pembunuhan bos galon di Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Tampang Muhammad Husen, pelaku utama pembunuhan bos galon di Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Muhammad Husen (28 tahun) memutilasi dan mengecor mayat bosnya Irwan Hutalagung (53) karena sakit hati. Irwan merupakan bos isi ulang air galon di Tembalang, Semarang.

Ketika ditanya oleh polisi dan awak media, Husen menjawab dengan santai dan tegas tanpa penyesalan.

Husen menegaskan, dirinya bahkan sempat open BO. Ia membayar jasa perempuan yang ia pesan melalui aplikasi MiChat dengan uang Irwan yang ia curi.

"Senang-senang sama cewek. Di Banjarsari, tarifnya Rp 300 ribu. Saya ambil uang korban Rp 7 juta untuk seneng-seneng, untuk rokok, minum-minum," ucap Husen.

Jokowi Goyang Gemu Fa Mi Re di KTT ASEAN

Momen Presiden Jokowi dan Iriana jokowi Joget Gu Mi Fa Mi Re. Foto: Tangkapan Layar YouTube Biro Pers Setpres
Momen Presiden Jokowi dan Iriana jokowi Joget Gu Mi Fa Mi Re. Foto: Tangkapan Layar YouTube Biro Pers Setpres

Presiden Jokowi menikmati waktu makan malam bersama pemimpin negara ASEAN. Acara ini menutup KTT ke-42 ASEAN hari pertama pada Rabu (10/5).

Dilihat dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi nampak bergoyang saat lagu Gemu Fa Mi Re dinyanyikan oleh seluruh penampil pada acara makan malam itu. Sembari duduk di meja makan, Jokowi yang berkemeja putih menggoyangkan tangan ke kanan dan ke kiri sesuai irama lagu yang rancak.

Guru ASN di Pangandaran Lapor Pungli Malah Diintimidasi, Akhirnya Resign

Guru di Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani, curhat di media sosial mengenai dugaan adanya pungutan liar ketika mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Guru di Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani, curhat di media sosial mengenai dugaan adanya pungutan liar ketika mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Seorang guru yang bertugas di Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani (27), curhat di media sosial mengenai dugaan adanya pungutan liar ketika mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) pada bulan Oktober 2021. Curhatan yang baru diunggah beberapa waktu lalu itu ternyata viral.

Ditemui di kediamannya di Kota Bandung, Husein menceritakan dugaan pungutan liar itu bermula ketika dia lolos seleksi CPNS 2019. Setelah itu, dia diminta mengikuti Latsar di Pangandaran yang digelar selama dua pekan. Namun, dia mengaku heran sebab dimintai uang senilai Rp 270 ribu untuk dapat mengikuti Latsar tersebut.

Fan Malaysia Ingin Lihat Timnas U-22 Hajar Vietnam

Pemain Timnas Indonesia U-22 Ramadhan Sananta (kiri) dan Fajar Fathur Rachman berselebrasi usai membobol gawang Timnas Myanmar saat pertandingan Grup A Sepak Bola SEA Games 2023 di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Kamis (4/5/2023). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
Pemain Timnas Indonesia U-22 Ramadhan Sananta (kiri) dan Fajar Fathur Rachman berselebrasi usai membobol gawang Timnas Myanmar saat pertandingan Grup A Sepak Bola SEA Games 2023 di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Kamis (4/5/2023). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO

Kekalahan Malaysia U-22 dari Vietnam di pertandingan Grup B SEA Games 2023, Senin (8/5), membuat berang fan 'Harimau Malaya'. Mereka berharap Timnas U-22 Indonesia bisa balaskan dendam jika bersua Golden Stars di semifinal.

Malaysia kalah dengan skor tipis 1-2 di Visakha Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Dalam laga itu, dua pemain Malaysia dikartu merah. Para fan Malaysia menilai bahwa Vietnam bermain kotor dan pandai berakting untuk mencari perhatian wasit.

Media files:
01h025kraxs9vrebq6f88hkp8e.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar