Search This Blog

Petugas Haji Pantau Persiapan Fasilitas di Tenda Arafah dan Mina

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Petugas Haji Pantau Persiapan Fasilitas di Tenda Arafah dan Mina
May 27th 2023, 07:43, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS

Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag
Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag

Operasional haji di Madinah sudah berjalan, ditandai kedatangan jemaah haji Indonesia pada 24 Mei 2023. Para petugas, baik di Daerah Kerja (Daker) Bandara maupun Madinah, sudah menjalankan tugasnya sesuai bidang masing-masing, memberikan layanan kepada jemaah haji.

Persiapan di Daker Makkah juga sudah mendekati final. Para petugas Daker Makkah hari ini mulai datang. Sementara jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk ke Kota Kelahiran Nabi Muhammad mulai 2 Juni 2023.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M kini mulai memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Meski puncak haji masih lebih dari satu bulan ke depan, namun persiapan harus dilakukan dari sekarang.

"Hari ini kita mantau progres penyiapan fasilitas di Arafah dan Mina yang dilakukan oleh pihak Syarikah atau Muassasah. Kita lakukan jauh-jauh hari untuk memastikan ada progres yang baik dari persiapan yang dilakukan Muassasah," terang Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid di Arafah, Jumat (26/5).

Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag
Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag

Ikut dalam pemantauan ini, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kadaker Makkah Khalilurrahman, Kasi Akomodasi Daker Makkah Abduh, dan perwakilan dari Syarikah.

Pemantauan pertama kali dilakukan pada proses pemasangan tenda di Arafah. Menurut Subhan, sampai hari ini sudah 80% tenda Arafah yang akan ditempati jemaah Indonesia yang sudah terpasang. Beberapa di antaranya juga sudah terpasang instalasi listrik dan juga pendingin ruangan atau AC.

"Tahun ini, lantai tenda Arafah dilapisi pasir sebelum dipasang karpet dan kasur busa. Sehingga, diharapkan permukaannya menjadi lebih rata dan lebih nyaman," sebut Subhan.

Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag
Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag

"Tadi kita minta agar penerangan di tenda lebih terang lagi karena banyak juga jemaah yang memanfaatkan waktu di Arafah untuk membaca Al-Qur'an. Saklar listrik kita cek jumlahnya juga cukup banyak," sambungnya.

Menurut Subhan, luas tenda di Arafah cukup beragam, mulai 250 meter persegi, 300 meter persegi, 375 meter persegi, hingga yang terbesar 600 meter persegi. Jumlah jemaah di setiap tenda disesuaikan dengan luas ruangnya. Rata-rata, setiap jemaah mendapat ruang seluas 1,5 - 1,6 meter persegi.

"Selain tenda, kita juga cek toilet Arafah. Beberapa sudah dilakukan renovasi. Namun, kami minta agar Syarikah segera menyiapkan tambahan toilet di setiap maktabnya," tegas Subhan.

Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag
Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Foto: Dok. Kemenag

Keberadaan toilet tambahan di Arafah sangat penting, kata Subhan, untuk mengurangi antrian yang panjang. Hal itu diharapkan akan menambah kenyamanan jemaah. Apalagi, secara lahan dimungkinkan karena kawasan Arafah cukup luas.

"Gus Menteri sangat concern terhadap toilet tambahan di Arafah agar bisa digunakan jemaah," jelas Subhan.

"Pengecekan kesiapan layanan di Arafah akan dilakukan secara berkala. Senin mendatang akan kita cek lagi untuk melihat progressnya," sambungnya.

Selain Arafah, pengecekan fasilitas juga dilakukan di tenda-tenda Mina yang akan ditempati jemaah haji Indonesia. Kalau di Arafah jemaah hanya menginap semalam, di Mina masa tinggal mereka lebih lama, paling cepat tiga malam.

"Tadi kita cek tenda di Mina. Lantai yang dulunya batako, sudah dipasang keramik," kata Subhan.

"Toilet Mina juga sedang direnovasi, meski tidak bisa ditambah karena lahannya yang memang sangat terbatas. Tapi kondisinya harus bagus agar jemaah nyaman menggunakannya. Toilet juga dibuat agar ramah lansia dan difabel," lanjutnya.

Sebagaimana Arafah, pemantauan atas penyiapan fasilitas di Mina juga akan dilakukan secara berkala. Subhan berharap, semuanya sudah siap pada 6 Zulhijjah 1444 H atau tiga hari sebelum puncak haji.

Media files:
01h1d54jx2fs9ddk3pvc54rse8.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar