Pemuda asal Karawang Nurfadila jadi korban begal. Mulutnya dilakban, badannya diikat lalu dibuang di Purwakarta. Foto: Dok. Istimewa
Kejahatan jelang Lebaran dengan modus beragam bermunculan. Kali ini aksi begal dengan modus travel untuk para pemudik.
Seperti yang dialami oleh seorang pemuda di Bekasi, Jawa Barat, bernama Nurfadila. Dia ditemukan dengan kondisi muka penuh lakban di Kawasan Industri Bukit Indah City (BIC) Purwakarta. Dia diduga korban begal.
Peristiwa ini bermula saat korban hendak pulang kampung dari Bekasi ke Karawang, pada Jumat (7/4) sekitar pukul 22:48 WIB.
Saat itu, korban tengah menunggu bus tujuan Karawang di Pintu Tol Bekasi Timur. Tiba-tiba dia dihampiri pengemudi mobil Avanza hitam yang mengaku agen travel dengan tujuan akhir Purwakarta.
"Sebenarnya korban nunggu bus. Tapi ada mobil rentalan [travel] gitu. Dengan menawarkan tarikan mau pulang ke Purwakarta lewat Cikopo. Kemudian saat itu nego harga, menawarkan Rp 30 ribu. Tapi korban enggak mau, karena biasanya kan Rp 20 ribu kalau naik bus," kata Kapolsek Cikampek, Kompol Ahmad Mulyana, saat dikonfirmasi kumparan, Minggu (9/4).
Di mobil itu ada 3 orang lainnya yang belakangan diketahui komplotan begal tersebut. Korban awalnya memang tidak mengetahui dan langsung masuk saja ke mobil tersebut.
"Setelah naik, sopirnya bilang nyari satu lagi, tapi enggak dapat. Setelah itu jalan, tahu-tahunya setelah jalan dia [korban] dijerat, dan diikat, terus di lakban," ungkapnya.
Fadil dimintai uang oleh pelaku sebesar Rp 5 juta. Namun, korban hanya memilki uang Rp 50 ribu di dalam dompetnya.
"Akhirnya, korban telepon bosnya dengan alasan istrinya sakit. Dan dikasihlah uang Rp 1 juta. Terus, dia telepon ke temennya, dengan alasan istrinya pendarahan, sakit. Kemudian di transfer lah Rp 1 juta lagi," ujarnya.
Lokasi penemuan pemuda asal Karawang Nurfadila jadi korban begal di Purwakarta. Foto: Dok. Istimewa
Uang Rp 2 juta itu lalu diambil pelaku. Korban lalu dibuang di kawasan Industri BIC, Purwakarta, dengan kondisi tangan dan muka dilakban.
"Mungkin pelaku takut ketahuan, arah kaburnya ke daerah mana usai mengambil telepon dan uang," jelasnya.
Mulyana mengatakan, komplotan begal ini terdiri dari 1 orang perempuan dan 3 laki-laki. Modusnya, berkedok agen travel.
Korban belum membuat laporan. Sementara Polsek Cikampek sudah berkoordinasi dengan Polres Karawang terkait kasus ini.
"Saya juga sudah datang ke rumahnya, tapi korban tidak mau membuat laporan, karena mungkin masih trauma," kata Mulyana.
Lebih lanjut, Mulyana mengimbau agar warga mewaspadai aksi kejahatan ini. Apalagi, menjelang Lebaran.
"Jadi imbauan kita, agar tetap waspada, dan berhati hati untuk mengantisipasi kejadian yang sama. Modusnya kaya gitu rental yang tidak jelas, taunya meras duit. Pancingannya di dalam ada perempuan sebagai penumpang," ucapnya.
Terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, menyatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar