Apr 8th 2023, 12:21, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Pekerja memasang instalasi listrik di menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di arteri Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (15/7/2019). Foto: Antara Foto/Umarul Faruq
PT PLN (Persero) melalui subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) memastikan pasokan energi primer, baik itu batu bara, gas, dan BBM untuk seluruh pembangkit menjelang libur Idul Fitri 1444 H dalam kondisi aman.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan PLN siap menjaga pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat menikmati libur dan ibadah Idul Fitri 1444 H dengan nyaman dan aman.
"Masyarakat akan merayakan Idul Fitri, tidak boleh ada listrik yang mati, tidak boleh ada ibadah yang terganggu, tidak ada fasilitas umum yang boleh bermasalah listriknya," ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Sabtu (8/4).
Sementara itu, Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, memastikan kesiapan pasokan energi primer bagi pembangkit milik PLN Group dalam kondisi yang aman rata-rata di atas 20 hari operasi (HOP)
"Saat ini, Hari Operasi (HOP) batu bara berada dalam posisi yang sangat baik, rata-rata berada di 25-26 HOP, untuk BBM 10 HOP, serta pasokan gas dan LNG terpenuhi sesuai dengan jadwal pengiriman," ungkapnya.
Iwan merinci, sejak April 2023 kondisi stok batu bara secara umum dalam kondisi sangat aman. Stok rata-rata batu bara PLTU PLN di Jawa, Madura dan Bali (Jamali) sebesar 25,0 HOP, tanpa ada PLTU dengan kondisi emergency.
Sedangkan, stok rata-rata batu bara PLTU PLN di Sumatera-Kalimantan (Sumkal) sebesar 26,6 HOP. Untuk wilayah, Sulawesi-Maluku-Papua-Nusa Tenggara (Sulmapana) sebesar 30,2 HOP.
"Kami akan terus siaga dalam memastikan pasokan energi primer yang andal bagi pembangkit milik PLN Group," ujarnya.
Dia menambahkan, PLN EPI terus melakukan koordinasi dengan sub holding PLN Nusantara Power dan PLN Indonesia Power agar operasional pembangkit yang berhubungan dengan energi primer tidak terganggu dalam mendukung masyarakat merayakan Idul Fitri 1444 H.
Iwan juga menyampaikan bentuk dukungan dalam mengurangi emisi karbon dan menuju NZE 2060, PLN EPI terus melakukan pengembangan ekosistem rantai pasok biomassa yang sangat berlimpah di Indonesia.
"Diharapkan PLN EPI dapat memenuhi kebutuhan PLTU PLN sebanyak 10,2 juta ton pada tahun 2025 yang akan datang dengan menggunakan pasokan biomassa dengan harga yang lebih murah dan ekonomis," pungkas Iwan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar