Search This Blog

Apakah Kirim Pesan Seks ke Suami Membatalkan Puasa?

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Apakah Kirim Pesan Seks ke Suami Membatalkan Puasa?
Apr 2nd 2023, 19:01, by Nur Khafifah, kumparanMOM

Ilustrasi suami istri sebelum berhubungan seks saat puasa Foto: Shutterstock
Ilustrasi suami istri sebelum berhubungan seks saat puasa Foto: Shutterstock

Salah satu hal yang membatalkan puasa adalah berhubungan suami istri. Namun bukan berarti hubungan seks suami istri tidak bisa dilakukan selama bulan Ramadhan, Moms.

Ya, berhubungan seks saat bulan Ramadhan masih mungkin dilakukan jika di luar waktu puasa alias di malam hari. Namun pastikan sudah mandi wajib sebelum memasuki waktu puasa, ya. Sebab jika tidak mandi sebelum subuh, maka bisa membatalkan puasa.

Bagaimana dengan mengirim pesan seks kepada suami di siang hari? Apakah hal itu juga membatalkan puasa? Yuk simak penjelasan ahli berikut ini.

Hukum Mengirim Pesan Seks pada Suami saat Berpuasa

ilustrasi pasangan suami istri sebelum berhubungan seks di bulan puasa. Foto: Shutterstock
ilustrasi pasangan suami istri sebelum berhubungan seks di bulan puasa. Foto: Shutterstock

Sebelumnya, Ustaz Rizka Maulan, Lc., M.Ag, yang merupakan Anggota Dewan Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengingatkan bahwa berhubungan seks saat berpuasa termasuk dalam pelanggaran berat, Moms.

"Melakukan hubungan seks saat puasa haram hukumnya. Bahkan, bisa membatalkan puasanya dan harus membayar kafarat berupa berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai gantinya," jelas Ustaz Rizka kepada kumparanMOM.

Termasuk mengirim pesan seks kepada suami saat berpuasa juga tidak dianjurkan. Apalagi jika suami jadi tergoda atau membuat hawa nafsunya meningkat, Ustaz Rizka menyarankan untuk minta ampun pada Allah SWT.

"Kalau mengirim pesan seks ke suami, dan dia pun tidak tergoda, maka keduanya masih boleh tetap melanjutkan puasanya. Tapi, harus minta ampun kepada Allah SWT dan tidak mengulanginya kembali," tutur Ustaz Rizka.

Berbeda dengan mengirim pesan seks, mencium atau memeluk suami hukumnya tetap boleh. Apalagi jika kebiasaan tersebut sudah menjadi rutinitas dalam keluarga. Namun kembali lagi, jika hal tersebut membuat gairah seks meningkat, tetap dianjurkan untuk dihindari ya, Moms.

Media files:
lnm43wgxfwlu6rrqbqjw.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts