Search This Blog

Jokowi Peringatkan Perusahaan Jangan Sampai Menimbun MinyaKita

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Jokowi Peringatkan Perusahaan Jangan Sampai Menimbun MinyaKita
Feb 18th 2023, 14:21, by Moh Fajri, kumparanBISNIS

Presiden Jokowi saat kunjungi di Pasar Baturiti, Bali, Kamis (2/2/2023). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi saat kunjungi di Pasar Baturiti, Bali, Kamis (2/2/2023). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan distributor atau perusahaan jangan sampai menimbun MinyaKita. Penimbunan produk minyak goreng bersubsidi tersebut bisa menimbulkan kelangkaan dan harganya naik.

"Kemarin sudah dari Satgas Pangan sudah turun ke PT-PT yang memiliki stok banyak, atau juga yang menimbun sudah diberikan peringatan biar tidak melakukan itu," kata Jokowi saat meninjau Pasar Wonokromo, Surabaya, Sabtu (18/2).

Jokowi mengungkapkan pasokan MinyaKita saat ini masih ada. Ia memastikan harga minyak goreng subsidi tersebut di pasar tradisional juga sudah dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) senilai Rp 14.000 per liter.

"Yang sangat penting yang sering naik turun, MinyaKita. Saya lihat stok ada, meskipun tidak melimpah tapi stok ada dan harga masih di angka Rp 14.000," ungkap Jokowi.

Selain mengecek pasokan MinyaKita, Jokowi di Pasar Wonokromo juga memeriksa harga pangan lainnya mulai dari beras hingga bawang merah. Menurutnya, harga pangan saat ini stabil.

"Saya lihat (beras) sudah dan harganya baik tadi. Rp 44 ribu untuk 5 kilogram. Artinya harga di bawah Rp 9 ribu. Tadi semua warung kita lihat ada semuanya dan melimpah di sini," ujar Jokowi.

"Saya lihat juga yang ketiga telur turun. Meskipun hanya seribu tapi turun. Bawang merah juga turun. Stabilitas harga yang seperti ini yang kita inginkan," tambahnya.

***

Reporter: Farusma Verdian

Media files:
01gr83k4azrzfyajhfhjp1j3x9.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar