Ilustrasi Tuliskan peninggalan prasasti Kerajaan Sriwijaya, sumber gambar unsplash/Syd Wachs
Tuliskan peninggalan prasasti Kerajaan Sriwijaya! Kerajaan ini mengalami masa kejayaan pada tahun 8 M sampai 9 M. Hal ini dibuktikan melalui penemuan berbagai prasasti peninggalan dari kerajaan tersebut.
Prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya berjumlah 10 buah. Masing-masing prasasti mengandung informasi tentang peristiwa yang terjadi pada masa berdirinya kerajaan tersebut.
Tuliskan Peninggalan Prasati Kerajaan Sriwijaya Sebagai Bagian Sejarah
Ilustrasi Tuliskan peninggalan prasasti Kerajaan Sriwijaya, sumber gambar unsplash/Aaron Burden
Tuliskan peninggalan prasasti Kerajaan Sriwijaya! Kerajaan Sriwijaya terkenal sebagai kerajaan maritim di Nusantara karena mampu menguasai wilayah perairan yang sangat luas. Mengutip buku Bestie Book Sejarah SMA/MA Kelas X, XI, dan XII oleh The King Eduka (2022), macam-macam peninggalan prasasti kerajaan tersebut yakni sebagai berikut:
1. Prasasti Kota Kapur
Prasasti Kota Kapur ditemukan di Pulau Bangka sebelah barat. Prasasti tersebut berisi kutukan pada orang yang berani melanggar perintah Raja Kerajaan Sriwijaya.
2. Prasasti Muara Takus
Prasasti Muara Takus ditemukan di Desa Muara Takus, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Prasasti ini memiliki corak Buddha yang terdapat beberapa susunan stupa di sisinya.
3. Prasasti Kedukan
Prasasti Kedukan ditemukan di sekitar sungai Batang, Kedukan Bukit, Kota Palembang. Dalam prasasti ini tertulis angka 686 M dalam aksara Pallawa dan bahasa Sansekerta. Isi dari prasasti tersebut tentang Dapunta Hyang yang pergi menaiki perahu. Prasasti ini juga menceritakan tentang kemenangan kerajaan Sriwijaya.
4. Prasasti Telaga Batu
Prasasti Telaga Batu ditemukan di Kolam Telaga Biru, Kecamatan Ilir Timur, Kota Palembang. Prasasti ini berisi tentang kutukan pada orang jahat yang berada di wilayah kerajaan Sriwijaya.
5. Prasasti Palas Pasemah
Prasasti Palas Pasemah ditemukan di tepi rawa Desa Palas Pasemah, Lampung Selatan. Prasasti ini diukir menggunakan aksara Pallawa dengan bahasa Melayu Kuno. Isinya bercerita tentang kutukan pada orang jahat yang tidak setia dengan kerajaan Sriwijaya.
6. Prasasti Karang Berahi
Prasasti Karang Berahi pertama kali ditemukan di Desa Karang Berahi, Merangin, Jambi. Isinya berupa kutukan kepada orang-orang yang berkhianat pada raja-raja kerajaan Sriwijaya.
7. Prasasti Talang Tuo
Prasasti Talang Tuo bercerita tentang pembangunan taman dari Sri Jayanasa. Selain itu, prasasti ini juga memuat doa Buddha Mahayana.
8. Prasasti Ligor
Prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya ini ditemukan di Thailand selatan oleh Nakhon Si Thammarat. Prasasti ini bercerita tentang kisah raja Sriwijaya yang membangun Tisamaya Caitya untuk Kajara.
9. Prasasti Hujung Langit
Tidak banyak informasi tentang prasasti ini. Pada bagian sisinya terdapat tulisan angka tahun 997 M. Prasasti tersebut ditemukan di Desa Haur Kuning, Lampung.
10. Prasasti Leiden
Prasasti Leiden berbentuk lempengan tembaga yang berisi tentang hubungan dinasti Cola dengan dinasti Syailendra. Prasasti ini menggunakan bahasa Sanskerta dan bahasa Tamil.
Itulah jawaban dari pertanyaan, tuliskan peninggalan prasasti Kerajaan Sriwijaya! Dengan mengetahui beragam prasasti tersebut, diharapkan dapat semakin menambah wawasan tentang sejarah kerajaan di Indonesia. (DLA)
Presiden Prabowo Subianto tiba saat menghadiri Kongres ke-IV PP TIDAR di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (17/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Kongres ke-IV Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR) periode 2025–2030, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5).
Pantauan di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 16.47 WIB. Ia tampak mengenakan baju safari berwarna krem dan peci berwarna hitam.
Prabowo terlihat didampingi oleh Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya dan Ketua Umum PP TIDAR terpilih periode 2025–2030, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Presiden Prabowo Subianto tiba saat menghadiri Kongres ke-IV PP TIDAR di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (17/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Saat memasuki ruangan acara, juga terdengar sorakan dari kader PP TIDAR untuk Prabowo.
"Prabowo, Prabowo," sorak para kader PP TIDAR berkali-kali meneriakkan nama Prabowo di lokasi.
Saat tiba di lokasi, Prabowo disambut langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Dalam acara itu, juga tampak Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy dan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.
Adapun dalam Kongres ke-IV PP TIDAR, Rahayu Saraswati kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi sayap Partai Gerindra itu selama 5 tahun mendatang.