Sep 7th 2024, 22:05, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS
Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutter Stock
Seorang pria berinisial R ditemukan tewas di aliran Kali Pesing Koneng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pria itu diduga pelaku percobaan pencurian di rumah warga berinisial AY.
Aksi percobaan pencurian itu terjadi pada Jumat (6/9) sekitar pukul 05.00 WIB. Sementara jasad R ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB pada hari yang sama.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam mengatakan, R sempat kepergok warga saat hendak memasuki rumah AY. Ia lalu berusaha kabur.
"Menurut keterangan saksi, melihat korban masuk pekarangan rumahnya. Kemudian saksi menegurnya, 'woi, ngapain lu'. Mendengar ditegur, korban tersebut langsung berlari ke arah kali," kata Ade dalam keterangannya, Sabtu (7/9).
Ade menyebut, pemilik rumah yang curiga dengan gelagat R memang mengajak warga lain untuk mengejarnya. Namun, R tak terkejar sebab langsung melompat ke dalam kali.
"Sekitar jam 06.00 WIB, keberadaan korban di bawah jembatan dan kondisi tidak bergerak. Selanjutnya warga menghampiri, dan diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia," beber Ade.
Kejadian ini langsung dilaporkan warga ke pihak kepolisian. Saat ini, peristiwa itu masih dalam penanganan oleh Polsek Kebon Jeruk.
Sep 7th 2024, 22:27, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS
Ilustrasi Kebakaran. Foto: Shutterstock
Kebakaran melanda 2 rumah dan 1 indekos di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (7/9) sekitar pukul 14.42 WIB.
"Objek yang terbakar 2 unit rumah dan 1 kosan 5 pintu," kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifuddin, dalam keterangannya.
Syarifuddin menyebut, untuk mempercepat proses pemadaman, sebanyak 14 unit dan 70 personel damkar dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya bisa dipadamkan total sekitar pukul 16.09 WIB.
Kebakaran melanda rumah di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (7/9). Foto: Dok. Istimewa
"Dugaan penyebab korsleting listrik kabel udara yang menyambar rumah warga," ungkap dia.
Beruntung tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 600 juta.