Search This Blog

Campak Makin Marak, Pramono Gencarkan Sosialisasi Vaksin Lewat Posyandu

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Campak Makin Marak, Pramono Gencarkan Sosialisasi Vaksin Lewat Posyandu
Mar 4th 2026, 10:49 by kumparanNEWS

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggalakkan vaksinasi, termasuk untuk mencegah penularan campak.

"Kemarin kebetulan barusan dilantik tim Posyandu tingkat provinsi, tingkat kabupaten/kota, maka salah satu tugas utamanya adalah menyosialisasikan vaksin," kata Pramono di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).

Ia menjelaskan, upaya sosialisasi vaksin menjadi bagian dari fokus Pemprov DKI Jakarta di sektor kesehatan. Menurut Pramono, terdapat dua isu utama yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

Seorang bocah ditimbang berat badannya saat kunjungan kader posyandu di Rorotan, Jakarta Utara. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Seorang bocah ditimbang berat badannya saat kunjungan kader posyandu di Rorotan, Jakarta Utara. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

"Karena di Jakarta ini saya menyoroti ada dua hal yang menjadi konsentrasi Pemerintah DKI Jakarta yang berkaitan dengan kesehatan. Yang pertama adalah TBC, yang kedua adalah stunting," ujarnya.

Terkait meningkatnya kasus campak, Pramono menegaskan vaksinasi akan diperkuat sebagai langkah pencegahan.

"Dan tadi kalau pertanyaan campak itu, maka vaksinasi akan kami galakkan," tutur Pramono.

Isu campak kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya kasus di Indonesia, serta maraknya narasi antivaksin yang beredar di media sosial.

Ilustrasi Campak. Foto: Rezeki Rini/Shutterstock
Ilustrasi Campak. Foto: Rezeki Rini/Shutterstock

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan masih banyak orang tua di Indonesia yang belum memahami campak merupakan penyakit mematikan dan sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi.

"Benar, masih cukup banyak ibu dan ayah yang belum paham bahwa campak bisa mematikan," kata Budi saat dihubungi kumparan.

"Dan (campak) bisa dicegah dengan vaksin," tuturnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI periode 2025–2026, tercatat sebanyak 72 anak di Indonesia meninggal dunia akibat campak. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang sangat mudah menular melalui udara, seperti percikan batuk atau bersin.

Campak berbahaya karena dapat memicu komplikasi serius, mulai dari gagal napas akibat radang paru-paru, kejang akibat radang otak, hingga dehidrasi berat yang berujung pada kematian.

Media files:
01khsxc0marj28ytxt0pmbvkvz.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar