Ilustrasi Gangguan Ginjal pada Anak. Foto: Shutterstock
Kanker ginjal pada anak memang termasuk jenis kanker yang jarang terjadi, namun tetap perlu diwaspadai oleh orang tua, Moms. Sebab banyak kasus baru terdeteksi saat anak sudah menunjukkan gejala seperti perut membesar atau muncul benjolan di area perut. Padahal, deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Di sisi lain, muncul pula kekhawatiran di kalangan orang tua tentang kemungkinan kanker ginjal diwariskan kepada anak.
Kekhawatiran ini juga sempat disampaikan oleh penyanyi Alm. Vidi Aldiano, yang sempat takut memiliki anak karena khawatir penyakit kanker ginjalnya turun ke anak.
Benarkah Kanker Ginjal Bisa Diturunkan ke Anak?
Ilustrasi remaja sakit ginjal. Foto: CGN089/Shutterstock
Dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi, Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi Anak dr. Nur Melani Sari, Sp.A(K), M.Kes menjelaskan bahwa riwayat kanker ginjal pada orang tua tidak otomatis diwariskan kepada anak.
"Riwayat kanker pada orang tua belum tentu diturunkan ke anak. Hingga saat ini belum ada bukti bahwa kanker ginjal pasti diwariskan secara genetik," jelasnya saat webinar IDAI, Selasa (10/3).
Menurutnya, kanker pada anak umumnya berbeda dengan kanker pada orang dewasa. Pada anak, kanker lebih sering terjadi karena gangguan proses perkembangan sel sejak awal kehidupan, bukan karena faktor gaya hidup atau paparan jangka panjang seperti yang sering terjadi pada orang dewasa.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Beberapa tanda yang dapat muncul pada anak dengan kanker ginjal antara lain:
Perut membesar atau terdapat benjolan di perut, biasanya mulai dari area pinggang
Nyeri perut
Darah pada urine
Demam
Tekanan darah meningkat
Anak tampak lemah atau mudah lelah
Muntah
Sembelit
Rasa haus berlebihan
Meski begitu, dalam beberapa kondisi tertentu, risiko kanker dapat meningkat jika anak memiliki kelainan genetik atau sindrom bawaan tertentu. Misalnya sindrom WAGR, Beckwith-Wiedemann, atau Denys-Drash yang berkaitan dengan perkembangan ginjal.
Sementara itu, Dokter Spesialis Anak Konsultan Kardiologi Anak/Subspesialis Jantung dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) mengingatkan bahwa yang paling penting adalah kewaspadaan orang tua terhadap gejala pada anak.
"Jika terdapat benjolan pada tubuh anak, orang tua tidak boleh menyangkal atau menunda pemeriksaan. Anak sebaiknya segera dibawa untuk berkonsultasi dengan dokter," kata dr. Piprim.
Karena itu, alih-alih terlalu khawatir tentang faktor keturunan, orang tua disarankan untuk lebih fokus pada pemantauan kesehatan anak sejak dini, Moms.
Dengan pemeriksaan yang tepat dan penanganan yang cepat, peluang kesembuhan kanker ginjal pada anak dapat mencapai sekitar 80–90 persen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar