Sejumlah desa di wilayah barat daya Prancis terendam banjir setelah Sungai Garonne meluap pada Kamis (20/2/2026), menyebabkan ratusan rumah terisolasi dan dikelilingi genangan air. Foto: Lionel Bonaventure/AFPBanjir dipicu hujan ekstrem yang mengguyur selama lebih dari 35 hari berturut-turut, diperparah oleh Badai Nils dan Badai Pedro sehingga ketinggian air mencapai level tertinggi dalam sejarah. Foto: Damien Meyer/AFPMétéo-France menyebut periode tersebut sebagai musim hujan terpanjang sejak pencatatan dimulai pada 1959, melampaui rekor 2023. Foto: Damien Meyer/AFPEmpat departemen di Prancis barat berstatus siaga merah dan sembilan lainnya siaga oranye. Otoritas memperkirakan kondisi dapat memburuk seiring pergerakan Badai Pedro di kawasan Eropa barat. Foto: Damien Meyer/AFPBanjir juga melanda wilayah lain di sepanjang Sungai Loire. Seorang pria dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik di Chalonnes-sur-Loire, sementara arus sungai disebut sangat deras dan bersuhu dingin. Foto: Damien Meyer/AFPDi Bordeaux, Wali Kota Pierre Hurmic mengaktifkan rencana darurat untuk pertama kalinya sejak banjir besar 1999. Di Saintes, sejumlah jalan utama serta monumen bersejarah Arch of Germanicus ikut terendam. Foto: ROMAIN PERROCHEAU/AFPSecara keseluruhan, sekitar 50 ruas jalan dan 900 rumah terdampak banjir. Puncak luapan diperkirakan terjadi pada akhir pekan, sementara otoritas menyatakan kondisi baru akan berangsur normal secara bertahap setelah curah hujan mereda. Foto: Damien Meyer/AFPFoto: Damien Meyer/AFP
Sejumlah desa di wilayah barat daya Prancis terendam banjir setelah Sungai Garonne meluap pada Kamis (20/2/2026), menyebabkan ratusan rumah terisolasi dan dikelilingi genangan air. '
Banjir dipicu hujan ekstrem yang mengguyur selama lebih dari 35 hari berturut-turut, diperparah oleh Badai Nils dan Badai Pedro sehingga ketinggian air mencapai level tertinggi dalam sejarah.
Badan Meteorologi dan Klimatologi Pemerintah Prancis yang bernama Météo-France menyebut periode tersebut sebagai musim hujan terpanjang sejak pencatatan dimulai pada 1959, melampaui rekor 2023. Empat departemen di Prancis barat berstatus siaga merah dan sembilan lainnya siaga oranye. Otoritas memperkirakan kondisi dapat memburuk seiring pergerakan Badai Pedro di kawasan Eropa barat.
Banjir juga melanda wilayah lain di sepanjang Sungai Loire. Seorang pria dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik di Chalonnes-sur-Loire, sementara arus sungai disebut sangat deras dan bersuhu dingin. Di Bordeaux, Wali Kota Pierre Hurmic mengaktifkan rencana darurat untuk pertama kalinya sejak banjir besar 1999. Di Saintes, sejumlah jalan utama serta monumen bersejarah Arch of Germanicus ikut terendam.
Secara keseluruhan, sekitar 50 ruas jalan dan 900 rumah terdampak banjir. Puncak luapan diperkirakan terjadi pada akhir pekan, sementara otoritas menyatakan kondisi baru akan berangsur normal secara bertahap setelah curah hujan mereda.
Sejumlah desa di wilayah barat daya Prancis terendam banjir setelah Sungai Garonne meluap, Kamis (20/2/2026), dengan sejumlah rumah terisolasi dan dikelilingi genangan air. Foto: Damien Meyer/AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar