Search This Blog

Mentan Sita 1.000 Ton Beras Selundupan di Kepri, Minta Pelaku Ditindak Tegas

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mentan Sita 1.000 Ton Beras Selundupan di Kepri, Minta Pelaku Ditindak Tegas
Jan 19th 2026, 11:15 by kumparanBISNIS

1.000 ton beras selundupan disita kementan di Kepri, Senin (19/1/2026). Foto: Edmiraldo Nanda Nopan Siregar/kumparan
1.000 ton beras selundupan disita kementan di Kepri, Senin (19/1/2026). Foto: Edmiraldo Nanda Nopan Siregar/kumparan

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyita 1.000 ton beras selundupan di Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/1). Beras ilegal tersebut saat ini ada di Gudang Kantor Bea Cukai Wilayah Kepri, Tanjung Balai Karimun.

Beras yang diamankan itu lewat Free Trade Zone. Namun, belum diketahui asalnya apakah dari domestik atau impor. Amran meminta para pelaku ditindak tegas.

"Ada beras masuk 1.000 ton totalnya, ditangkap dan kami minta untuk ditindak tegas, pelaku-pelakunya ditindak tegas. Karena kenapa? Ini akan mempengaruhi petani kita, 115 juta petani di Indonesia," kata Amran di Gudang Kantor Bea Cukai Wilayah Kepri, Senin (19/1).

Amran menilai para pelaku tersebut sebagai penjahat bangsa. Apalagi, kata Amran, Indonesia sudah mengumumkan kalau sudah swasembada beras. Sehingga, ia menyayangkan terjadinya praktik ilegal itu.

Mentan Amran sita 1.000 ton beras selundupan di Kepri, Senin (19/1/2026). Foto: Edmiraldo Nanda Nopan Siregar/kumparan
Mentan Amran sita 1.000 ton beras selundupan di Kepri, Senin (19/1/2026). Foto: Edmiraldo Nanda Nopan Siregar/kumparan

"Jangan mengganggu swasembada kita. Ini penjahat bangsa menurut saya. Masak melakukan hal seperti ini, kita sudah surplus, kita banyak stok, kita banyak, ada 3 juta (ton) lebih, tetapi memasukkan hanya 1.000 ton, 200 ton, ini tidak benar," tegas Amran.

Amran heran saat mendengar informasi beras selundupan itu akan dikirim ke Palembang. Menurutnya, langkah itu tidak masuk akal karena beras di Palembang saat ini surplus dengan produksinya mencapai 3,5 juta ton.

Untuk itu, Amran menegaskan praktik ilegal tidak boleh dibiarkan. Ia tidak mau penyelundupan itu terulang kembali.

"Ini tidak boleh dibiarkan. Inilah yang selalu dimaksudkan oleh penjahat bangsa. Bayangkan hanya 2-3 orang yang mengkhianati petani kita 115 juta. Di mana keadilan? Ini di mana rasa kebersamaannya, rasa persatuannya? Di mana? Nah ini harus ditindak tegas, diusut sampai ke akar-akarnya," tegas Amran.

Media files:
01kfa784az3e6k7c8cvneyy0ak.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts