Search This Blog

Harga Minyak Mentah Naik di Tengah Eskalasi Konflik di Iran

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Harga Minyak Mentah Naik di Tengah Eskalasi Konflik di Iran
Jan 12th 2026, 08:57 by kumparanBISNIS

Ilustrasi minyak mentah. Foto: Anan Kaewkhammul/Shutterstock
Ilustrasi minyak mentah. Foto: Anan Kaewkhammul/Shutterstock

Harga minyak mentah melanjutkan kenaikan pada Senin (12/1), karena meningkatnya kekhawatiran protes yang semakin intensif di Iran dapat mengganggu pasokan dari produsen OPEC tersebut, meski upaya untuk segera melanjutkan ekspor minyak dari Venezuela membatasi kenaikan harga.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 31 sen, atau 0,49 persen menjadi USD 63,65 per barel pada pukul 00.06 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di USD 59,42 per barel, naik 30 sen, atau 0,51 persen.

Kedua kontrak tersebut naik lebih dari 3 persen pada pekan lalu, mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober, seiring dengan eskalasi penindakan oleh rezim ulama Iran terhadap demonstrasi terbesar sejak tahun 2022.

Kerusuhan sipil tersebut telah menewaskan lebih dari 500 orang, kata sebuah kelompok hak asasi manusia pada Minggu. Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengancam akan campur tangan jika kekerasan digunakan terhadap para demonstran.

Trump diperkirakan akan bertemu dengan para penasihat senior pada Selasa ini untuk membahas opsi-opsi bagi Iran, kata seorang pejabat AS kepada Reuters pada Minggu.

"Ada juga seruan agar para pekerja di industri minyak melakukan mogok kerja di tengah protes. Situasi ini menempatkan setidaknya 1,9 juta barel minyak per hari dalam risiko gangguan," kata analis ANZ yang dipimpin oleh Daniel Hynes dalam sebuah catatan.

Meski begitu, Venezuela diperkirakan akan segera melanjutkan ekspor minyak setelah penggulingan Presiden Nicolas Maduro, karena Trump mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah di Caracas akan menyerahkan sebanyak 50 juta barel minyak yang dikenai sanksi kepada AS.

Hal itu memicu persaingan di antara perusahaan-perusahaan minyak untuk mencari kapal tanker dan menyusun operasi untuk mengirimkan minyak mentah dengan aman dari kapal dan pelabuhan-pelabuhan Venezuela yang bobrok, menurut empat sumber yang mengetahui operasi tersebut.

Dalam pertemuan dengan Gedung Putih pada Jumat, Trafigura mengatakan bahwa kapal pertama mereka akan mulai memuat barang dalam minggu depan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar