Search This Blog

Durian Merah Banyuwangi Jadi Produk Indikasi Geografis Pertama di Indonesia

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Durian Merah Banyuwangi Jadi Produk Indikasi Geografis Pertama di Indonesia
Jan 25th 2026, 15:00 by kumparanFOOD

Durian merah Banyuwangi, Jawa Timur. Foto: Pemkab Banyuwangi/ANTARA FOTO
Durian merah Banyuwangi, Jawa Timur. Foto: Pemkab Banyuwangi/ANTARA FOTO

Meski sebagian orang kurang menyukainya karena aroma yang kuat, durian atau si raja buah memang selalu punya tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Di Indonesia, ada banyak jenis durian, salah satu yang paling unik adalah durian merah Banyuwangi.

Karena keunikannya tersebut, komoditas hortikultura khas Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, belum lama ditetapkan sebagai Produk Indikasi Geografis (IG). Penetapan tersebut menjadikan durian merah Banyuwangi sebagai durian pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat IG setelah melalui proses pengajuan panjang sejak 2023.

"Alhamdulillah sertifikat IG durian merah Banyuwangi sudah terbit, dan ini pertama yang ada di Indonesia untuk durian merah," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dikutip dari Antara, Minggu (25/1).

Keunikan Durian Merah Banyuwangi

Lantas, apa yang membuat durian merah Banyuwangi begitu istimewa?

Keunikan utama buah ini terletak pada warna daging buahnya yang merah, cita rasa yang khas, serta aroma yang kuat. Kekhasan tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk dari kombinasi faktor alam seperti kondisi tanah, iklim, dan ketinggian wilayah Banyuwangi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Banyuwangi, Ilham Juanda, mengatakan bahwa faktor alam tersebut berpadu dengan pengetahuan lokal serta praktik budidaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Durian merah Banyuwangi juga tergolong jenis durian langka. Saat ini, tercatat baru enam pohon induk yang telah didaftarkan dalam Indikasi Geografis, yaitu balqis, SOJ, gandrung, sayu wiwit, tawangalun, dan madu blambangan, dengan perkiraan produksi rata-rata mencapai empat ton per pohon.

"Sejak 2015, tercatat sudah 12 jenis durian lokal Banyuwangi yang didaftarkan sebagai varietas unggul. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan durian merah," ujar Ilham.

Sebagai tindak lanjut penetapan tersebut, Dinas Pertanian Banyuwangi telah menyerahkan sertifikat Indikasi Geografis Durian Merah Banyuwangi kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Durian Merah Banyuwangi di Kecamatan Songgon.

Media files:
01kfsp1twtcrgmzmjs0zt4ssvd.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar