Search This Blog

Seskab Teddy: Sampaikan yang Bijak, Jangan Giring Seolah Pemerintah Tidak Kerja

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Seskab Teddy: Sampaikan yang Bijak, Jangan Giring Seolah Pemerintah Tidak Kerja
Dec 19th 2025, 13:21 by kumparanNEWS

Foto udara banjir merendam jalan dan permukiman di Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO
Foto udara banjir merendam jalan dan permukiman di Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya merespons berbagai kritik dan narasi publik terkait penanganan bencana di Sumatera. Ia menegaskan sejak awal, seluruh unsur negara dan masyarakat telah bekerja maksimal di lapangan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

Teddy menekankan pentingnya menyampaikan pernyataan secara bijak agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah kerja keras para petugas.

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan saat konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan saat konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

"Jadi, kalau ada di antara Saudara-Saudara yang dianugerahkan Tuhan, punya pengaruh, entah itu kecil atau besar, dan punya kemampuan untuk berbicara panjang lebar, gunakanlah dengan bijak. Bukan sebaliknya, memperumit," kata Teddy dalam konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12).

Sampaikan pernyataan dan pertanyaan yang bijak. Jangan menggiring-giring seolah pemerintah tidak kerja."--Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya
Prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/BB menyalurkan bantuan logistik di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (2/12/2025). Foto: Dok. Puspen TNI
Prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/BB menyalurkan bantuan logistik di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (2/12/2025). Foto: Dok. Puspen TNI

Ia memastikan, seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana telah berjuang sejak detik pertama kejadian. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan secara senyap tanpa sorotan kamera, demi memastikan keselamatan dan pemulihan warga terdampak.

"Saya mau sampaikan begini. Jadi, saya pastikan kami, semua yang di sini, kita semua, termasuk anda, rekan-rekan pers, semua orang-orang yang ada di lokasi bencana sekarang, semua petugas, TNI, Polri, BNPB, Basarnas, petugas PLN, petugas Pertamina, para sopir truk, dokter, tim medis, pilot-pilot heli, kru, pesawat, relawan, banyak sekali relawan, dan organisasi-organisasi lain, dan tentunya bersama-sama warga ini, seluruhnya berjuang keras. Semuanya," ujarnya.

Warga menggunakan kabel baja yang  untuk menyeberangi Sungai Juli pascaputusnya Jembatan Juli di jalan lintas Bireuen - Takengon, Aceh, Selasa (2/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO
Warga menggunakan kabel baja yang untuk menyeberangi Sungai Juli pascaputusnya Jembatan Juli di jalan lintas Bireuen - Takengon, Aceh, Selasa (2/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

Teddy juga menyoroti peran para petugas yang bekerja tanpa publikasi dan bahkan mereka yang gugur dalam tugas kemanusiaan. Ia meminta agar kerja-kerja tersebut dihargai sebagai bentuk pengabdian negara kepada rakyat.

"Mereka yang kelihatan kamera, mereka yang udah kerja, tapi gak terlihat kamera, dan mungkin mereka yang udah gak mungkin kita lihat lagi sekarang. Semuanya ini berjuang keras."
--Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya
Sejumlah warga korban bencana yang terisolir melintasi Daerah Aliran Sungai (DAS) lewat jembatan tali darurat penghubung dari Desa Bergang Kecamatan Ketol, Aceh Tengah dan Desa Simpang Rahmat, Gajah Putih, Bener Meriah, Aceh, Minggu (14/12/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO
Sejumlah warga korban bencana yang terisolir melintasi Daerah Aliran Sungai (DAS) lewat jembatan tali darurat penghubung dari Desa Bergang Kecamatan Ketol, Aceh Tengah dan Desa Simpang Rahmat, Gajah Putih, Bener Meriah, Aceh, Minggu (14/12/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi dalam segala sisi, termasuk dengan menyampaikan masukan yang membantu di lapangan, bukan justru menambah beban kerja para petugas.

"Di sini semua butuh kerja sama, kekompakan, energi positif. Banyak kok yang datang betul-betul niat bantu. Sampaikan ke petugas, di sana kurang, di sini kurang. Ayo kita sama-sama, Pak. Saya ada ini. Kalau niat bantu, ayo sama-sama," tandas dia.

Media files:
01kawvg3vddvbpp1r5tw8k6rfg.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar