Search This Blog

Menhub Prediksi Ada 119,5 Juta Mobilitas Masyarakat saat Nataru

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Menhub Prediksi Ada 119,5 Juta Mobilitas Masyarakat saat Nataru
Dec 6th 2025, 09:47 by kumparanBISNIS

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam media briefing di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam media briefing di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memperkirakan mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mencapai 119,50 juta perjalanan. Angka itu berdasarkan hasil survei dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Survei kita untuk Nataru tahun 2025 itu perkiraan berdasarkan survei bahwa yang akan melakukan perjalanan itu adalah sebesar 119,50 juta penduduk," jelas Dudy saat media briefing di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (5/12).

Dudy mengungkapkan dari total potensi pergerakan tersebut, 60,53 juta orang akan bepergian untuk merayakan natal dan tahun baru sekaligus. Sementara, perjalanan khusus saat natal diperkirakan mencapai lebih dari 20 juta, dan perjalanan yang hanya dilakukan saat tahun baru mencapai hampir 39 juta orang.

Dudy menjelaskan mobil pribadi diperkirakan menjadi pilihan terbesar dengan lebih dari 51 juta, disusul sepeda motor, bus, dan moda transportasi lain seperti pesawat, kereta api, kapal penyeberangan, serta kapal laut.

"Disusul oleh sepeda motor 18,41 persen, kemudian menggunakan bus 8,17 persen mobil sewa, mobil travel, pesawat sebesar 3,57 persen atau 4,27 juta, kereta api jarak jauh 3,29 persen atau 3,94 juta, kapal penyeberangan 3,14 persen atau 3,75 juta kapal laut 2,20 persen atau sekitar 2,62 juta," ujar Dudy.

Sejumlah calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (21/3/2025). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan
Sejumlah calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (21/3/2025). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

Dudy mengatakan cuaca ekstrem jadi salah satu faktor risiko penting dalam penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini. Dalam rangka pengawasan keselamatan, dia telah melakukan ramp check untuk moda darat, laut, dan udara sejak Oktober dan akan berlangsung hingga masa angkutan Nataru berakhir.

Posko angkutan Nataru bakal disiapkan dan akan beroperasi mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Sejumlah daerah seperti Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua mendapat perhatian khusus karena diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

"Kami belajar dari pengalaman sebelumnya ada beberapa titik yang berbeda di concern dalam titik satu tadi sebagaimana kita disampaikan bahwa kendaraan diri pribadi jadi perjalanan darat kami perhatikan kemudian penyeberangan dan beberapa titik yang kami perkirakan akan banyak dari masyarakat yang akan beraktivitas," ungkap Dudy.

Kemenhub memberlakukan pembatasan kendaraan angkutan barang untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Pembatasan di jalan tol diberlakukan pada 19-20 Desember 2025 dan kembali pada 23-28 Desember 2025 selama 24 jam penuh.

Untuk jalan nontol, pembatasan berlaku pada 19-20 Desember 2025 dan 23-28 Desember 2025 dengan pengaturan waktu tertentu. Memasuki pergantian tahun, pembatasan tambahan juga diterapkan pada 2-4 Januari 2026.

Media files:
01kbq7s74ehttem2e0wxydgzgc.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar