Search This Blog

Menembus Terjalnya Jalanan demi Antar Bantuan ke Bener Meriah, Aceh

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Menembus Terjalnya Jalanan demi Antar Bantuan ke Bener Meriah, Aceh
Dec 9th 2025, 12:46 by kumparanNEWS

Relawan menembus medan berat untuk bawa bantuan ke Bener Meriah, Aceh. Foto: PKS Aceh
Relawan menembus medan berat untuk bawa bantuan ke Bener Meriah, Aceh. Foto: PKS Aceh

Relawan PKS Aceh menembus deretan kampung di wilayah paling terdampak banjir dan longsor, seperti di Bener Meriah. Katanya, jalur darat menuju wilayah itu masih panas.

Kasibun Daulay, Sekjen PKS, sebagai salah satu rombongan bercerita kondisi terkini di sana. Mereka membawa bantuan seperti bahan pokok, beras, mi instan, dan lain-lain untuk masyarakat terdampak.

"Kemarin saya baru keluar dari Bener Meriah. Karena kondisi jalan darat masih putus, sehingga berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Terutama BBM dan sarana komunikasi," kata Kasibun pada Selasa (9/12).

Rombongan sempat mencoba menembus Aceh Tengah dan Bener Meriah dari Geumpang - Pameu - Celala dan juga jalur Biruen - Juli - Krueng Mane. Namun mereka gagal.

Akses yang sangat sulit. Mereka menembus jalan putus hingga jembatan yang hanyut.

"Setelahnya maka kami memutuskan untuk memakai jalur Gunung Salak, Bener Meriah hingga Takengon Aceh Tengah," tuturnya.

Ia bercerita, perjalanan berlanjut melalui jalur Gunung Salak atau yang lebih dikenal dengan Jalan KKA. Relawan mendapati hampir 31 titik longsor, jalan putus dan jembatan yang hanyut.

"Alat berat yang digerakkan pemda sepertinya masih enggan bergerak cepat sehingga mengakibatkan jalan yang berhasil dibersihkan masih sangat minim," katanya.

Relawan menembus medan berat untuk bawa bantuan ke Bener Meriah, Aceh. Foto: PKS Aceh
Relawan menembus medan berat untuk bawa bantuan ke Bener Meriah, Aceh. Foto: PKS Aceh

Setelah jalur tak bisa dilalui motor trail, para relawan kemudian berjalan kaki sejauh 60 km. Jalan bebatuan menjadi tantangan berikutnya.

"Padahal jalur ini adalah jalur yang paling memungkinkan dibenahi lebih cepat dibandingkan jalur yang lain untuk menuju Aceh Tengah dan Bener Meriah."

Sesampainya di Bener Meriah, para relawan melihat kondisi yang memprihatinkan. Bahkan untuk mendapatkan hasil bumi hingga BBM, mereka harus berjalan kaki ratusan km.

"Demi untuk belanja beras, mencari BBM dan mengangkut hasil bumi, rakyat kita saat ini yang berasal dari Aceh Tengah dan Bener Meriah harus berjalan kaki hingga ratusan kilo meter dari Takengon, Pondok baru dan sekitarnya," tutur dia.

"Mereka berjalan ke arah perbatasan Aceh Utara, untuk menghindari terjadinya kelaparan dikeluarga mereka masing-masing."

Mereka akan kembali ke Bener Meriah dan Aceh Tengah Kamis lusa (11/12). Barang bantuan yang dibawa antara lain beras dan BBM.

Media files:
01kc0szfh7see4q8db58dr24ax.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar