Search This Blog

Mendagri Minta Maaf Penanganan Bencana Aceh: Kendala Cukup Besar, Medan Berat

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mendagri Minta Maaf Penanganan Bencana Aceh: Kendala Cukup Besar, Medan Berat
Dec 19th 2025, 14:22 by kumparanNEWS

Mendagri Tito Karnavian memberikan keterangan saat konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Mendagri Tito Karnavian memberikan keterangan saat konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta maaf atas kekurangan dari pemerintah dalam penanganan bencana di Aceh dan Sumatera, termasuk dengan adanya pengibaran bendera putih di Aceh.

Tito menilai pengibaran bendera putih merupakan wujud aspirasi dari masyarakat. Ia memastikan bahwa pemerintah mendengarkan segala tuntutan masyarakat yang kini menjadi korban bencana di Sumatera.

"Mengenai tadi mengenai pengibaran bendera putih ya, jadi inilah menurut kami wujud aspirasi warga dalam menghadapi situasi bencana yang dialami. Kami mendengar, pemerintah mendengar, memahami berbagai kritik masukan dan sikap masyarakat dan upaya pemerintah Indonesia dalam penanganan bencana di Sumatra," kata Tito dalam konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12).

Petugas menurunkan bantuan logistik bencana dari Pesawat Airbus A 400 TNI Angkatan Udara saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (4/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Ampelsa
Petugas menurunkan bantuan logistik bencana dari Pesawat Airbus A 400 TNI Angkatan Udara saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (4/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Ampelsa
Dengan segala kerendahan hati kami minta maaf ya bila ada kekurangan yang ada. Memang kendala yang dihadapi cukup besar karena medan yang cukup berat ya."--Mendagri Tito Karnavian

Meski menghadapi hambatan dalam penanganan bencana dan pengiriman logistik bantuan, Tito memastikan pemerintah secepatnya akan memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

"Namun sebagai pemerintah Indonesia kami berkewajiban untuk terus bekerja mengatasi berbagai kendala, memperbaiki kinerja, dan secepatnya memenuhi kebutuhan darurat saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ucap dia.

Personel Polri bersiap memasukkan logistik bantuan ke dalam pesawat yang akan dikirim ke daerah bencana alam untuk wilayah Sumatera di Direktorat Kepolisian Udara, Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Personel Polri bersiap memasukkan logistik bantuan ke dalam pesawat yang akan dikirim ke daerah bencana alam untuk wilayah Sumatera di Direktorat Kepolisian Udara, Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Lebih lanjut, Tito menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang sudah ikut terlibat dalam penanganan bencana. Ia merasa kehadiran bantuan seluruh masyarakat Indonesia telah banyak membantu upaya penanggulangan.

"Uluran tangan dari warga masyarakat telah banyak bantu upaya tanggap darurat di Sumatera. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terus membantu masyarakat Indonesia atas urunan tangan dan usaha gotong royong dilakukan. Kita terus bersama-sama dalam bingkai soliditas kebangsaan dan kemanusiaan untuk segera memulihkan," tandas dia.

Media files:
01kctq67k9tvbc4kz5j81tmz4w.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar