Polda Sulawesi Utara menggelar konferensi pers terkait dengan proses identifikasi jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut di Kota Manado, Selasa 30 Desember 2025.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, mengatakan jika proses identifikasi dilakukan secara cepat namun akurat. Menurutnya, setelah teridentifikasi, jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman.
"Hari ini akan segera kita serahkan," kata Alamsyah dalam konferensi pers, Selasa (30/12).
Adapun korban yang telah teridentifikasi adalah :
Heri Lombogia (70), Kelurahan Winangun 1, lingkungan 1, Kecamatan Malalayang.
Jansen Maringka (65), Ranotana, Lingkungan 3 kecamatan sario.
Oliclara Kemur (85), Kelurahan Ranomuut, Lingkungan 7, Kecamatan Paal 2.
Mery Bermuli Dengah (83), Kelurahan Ranomuut Lingkungan 7, Kecamatan Paal 2.
Adapun terkait 12 jenazah lain yang belum teridentifikasi, pihak kepolisian menyatakan masih harus menunggu hasil pemeriksaan DNA.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sulut, AKBP dr Tasrif, mengatakan proses tersebut akan memakan waktu selama dua Minggu.
"Untuk itu kami berharap keluarga korban dapat bersabar dan memaklumi," kata dia.
Pada kesempatan itu, Tasrif juga meminta kepada pihak keluarga korban yang belum melapor untuk dapat mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara, guna mempercepat proses identifikasi melalui DNA pembanding.
"Dari 16 korban, ada satu korban yang hingga kini belum ada keluarga yang melapor. Kita harap bagi pihak keluarga untuk bisa datang," ujarnya kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar