Search This Blog

AS Jual Senjata Setara Rp 183 Triliun ke Taiwan, Termasuk HIMARS dan Drone

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
AS Jual Senjata Setara Rp 183 Triliun ke Taiwan, Termasuk HIMARS dan Drone
Dec 18th 2025, 11:38 by kumparanNEWS

Kendaraan tempur peluncur roket artileri mobilitas tinggi (Himars). Foto: Dok. Puspen TNI
Kendaraan tempur peluncur roket artileri mobilitas tinggi (Himars). Foto: Dok. Puspen TNI

Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan senjata senilai USD 11 miliar atau setara Rp 183 triliun ke Taiwan. Ini merupakan penjualan senjata kedua sejak Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS untuk periode kedua.

Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Taiwan pada Kamis (18/12). Paket penjualan mencakup roket HIMARS, rudal antitank, drone, serta berbagai suku cadang persenjataan.

"Ini adalah penjualan senjata kedua ke Taiwan yang diumumkan selama masa jabatan kedua pemerintahan Trump, sekali lagi menunjukkan komitmen kuat AS terhadap keamanan Taiwan," kata Kemlu Taiwan, seperti dikutip dari Reuters.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keterangan kepada wartawan saat perjanjian tentang logam langka dan mineral kritis selama pertemuan di Ruang Kabinet Gedung Putih, Washington, D.C., AS, Senin (20/10/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keterangan kepada wartawan saat perjanjian tentang logam langka dan mineral kritis selama pertemuan di Ruang Kabinet Gedung Putih, Washington, D.C., AS, Senin (20/10/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters

Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan penjualan ini diperkirakan akan terwujud dalam waktu sekitar satu bulan.

Kendati telah mendapatkan persetujuan dari pemerintahan Trump, realisasi penjualan senjata tersebut masih harus menunggu persetujuan Kongres AS.

Kongres AS sendiri telah mencapai konsensus lintas partai untuk mendukung pertahanan Taiwan dari berbagai ancaman, termasuk dari China.

Penjualan ini diumumkan setelah Presiden Taiwan Lai Ching-te berjanji meningkatkan anggaran pertahanan, di tengah semakin masifnya ancaman dari China.

Pemerintah komunis China mengeklaim Taiwan sebagai bagian dari kedaulatannya. Klaim tersebut dibantah Taiwan yang menegaskan bahwa mereka adalah negara berdaulat.

Adapun Amerika Serikat, meski tidak mengakui kedaulatan Taiwan secara resmi, tetap menjadi pendukung utama keamanan Taiwan.

Media files:
01k47jfnj7p44900bppmzdrxts.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar