Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Wamenkes Dante Saksono (kanan) dan Wamenkes Benjamin Paulus Oktavianus (kiri) di Kantor Kemenkes, Jakarta pada Rabu (12/11/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan tentang kemandirian Indonesia dalam hal produksi vaksin. Salah satunya vaksin untuk imunisasi.
"10 dari 14 antigen vaksin program imunisasi rutin telah mampu diproduksi dalam negeri," ucap Budi saat berikan sambutan di Upacara Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Kemenkes, Jakarta pada Rabu (12/11).
Saat ini, lanjutnya, perusahaan vaksin sudah berkembang usai pandemi Covid-19 lalu. Tak hanya vaksin, produksi mayoritas obat pun sudah dilakukan di dalam negeri.
"10 dari 10 bahan baku obat terbesar telah berhasil diproduksi di dalam negeri. 8 dari 10 produk obat berbasis biologi telah mampu diproduksi di dalam negeri," tuturnya.
Namun Budi tak merinci 10 vaksin yang dimaksud.
Budi mengatakan, hal itu sejalan dengan transformasi sistem ketahanan kesehatan sebagai upaya pemerataan kesehatan.
Selain vaksin dan juga obat, peralatan medis juga menjadi fokus khususnya dalam penanganan atau pencegahan berbagai penyakit kronis.
"Percepatan ini dilakukan dengan program pengampuan penyakit prioritas utama, yaitu kanker, jantung, stroke, ginjal, dan ibu dan anak," kata Budi.
"Teknologi-teknologi kesehatan digital seperti X-ray, CT scan, MRI, sekarang sudah bisa masuk ke dalam database pemerintah. Dan bisa kita lakukan analisa mempergunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas dari analisa data-data tersebut," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar