Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan di salah satu SPBU. Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra
PT Pertamina (Persero) menetapkan perubahan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 1 November 2025. Kenaikan harga terjadi pada produk diesel perusahaan, Dex Series.
Penyesuaian harga BBM Umum tersebut merupakan implementasi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020, tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Mengutip laman resmi Pertamina, Sabtu (1/11), harga Pertamax (RON 92) untuk wilayah Jakarta stabil di Rp 12.200 per liter, khusus untuk Pertashop harganya Rp 12.100 per liter. Harga Pertamax Green (RON 95) juga masih sama seperti bulan lalu yakni Rp 13.000 per liter.
Kemudian harga Pertamax Turbo (RON 98) di Jakarta juga masih tetap di Rp 13.100 per liter seperti bulan sebelumnya. Sementara itu, BBM subsidi Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan pada Rp 10.000 per liter.
Untuk produk diesel, harga Pertamina Dex naik dari Rp 14.000 per liter menjadi Rp 14.200 per liter. Kenaikan harga juga terjadi pada Dexlite naik dari Rp 13.700 menjadi Rp 13.900 per liter. Sementara itu Bio Solar tetap stabil pada Rp 6.800 per liter.
Berikut rincian harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2025:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar