Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meninjau mobil kontainer berisi 48 ton beras di kawasan pergudangan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/11). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanBeras dengan jumlah tersebut akan dikirim ke daerah di Kepulauan Riau, yakni Batam dan Karimun. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanDalam konferensi pers ia juga mengatakan sebanyak 150 ribu ton beras premium disiagakan untuk kesiapan Nataru di berbagai gudang besar seperti di Jakarta, Surabaya, Bandung, Sumatera Utara dan Sulsel. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanDalam menghadapi Nataru, daerah yang kebanyakan beragama Nasrani seperti Papua, Ambon dan Kupang akan dikirim dari gudang Sulsel. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparan
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meninjau mobil kontainer berisi 48 ton beras di kawasan pergudangan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/11).
Beras dengan jumlah tersebut akan dikirim ke daerah di Kepulauan Riau, yakni Batam dan Karimun. Dalam konferensi pers, ia juga mengatakan sebanyak 150 ribu ton beras premium disiagakan untuk kesiapan Nataru di berbagai gudang besar seperti di Jakarta, Surabaya, Bandung, Sumatera Utara, dan Sulsel.
Dalam menghadapi Nataru, untuk daerah yang mayoritas beragama Nasrani seperti Papua, Ambon, dan Kupang, akan dikirimkan stok beras dari gudang Sulsel.
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan keterangan pers saat meninjau mobil kontainer berisi 48 ton beras di kawasan pergudangan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/11/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar